Ngaku Pernah Jadi Tukang Koran, Ini Laporan Kekayaan Dudung Abdurachman

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setelah menjadi Staf Khusus KASAD selama setahun dan diangkat sebagai Wakil Asisten Teritorial (Waaster) KASAD, Dudung langsung diangkat menjadi Gubernur Akmil pada 2018. Posisi ini ia jabat selama dua tahun. Hingga pada Agustus 2020 lalu, Dudung dilantik menjadi Pangdam Jaya oleh KASAD Jenderal Andika Perkasa. Foto: Makodam Jaya

    Setelah menjadi Staf Khusus KASAD selama setahun dan diangkat sebagai Wakil Asisten Teritorial (Waaster) KASAD, Dudung langsung diangkat menjadi Gubernur Akmil pada 2018. Posisi ini ia jabat selama dua tahun. Hingga pada Agustus 2020 lalu, Dudung dilantik menjadi Pangdam Jaya oleh KASAD Jenderal Andika Perkasa. Foto: Makodam Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi sorotan publik, setelah kejadian penurunan baliho Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

    Dudung mengaku memerintahkan jajarannya untuk mencopot baliho Rizieq Shihab, juga dengan lantang siap melawan jika FPI mulai berbuat meresahkan.

    "Jangan seenaknya sendiri seakan akan paling benar. Enggak ada itu, jangan coba coba. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu," kata Dudung saat menanggapi pertanyaan wartawan, saat Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 20 November 2020.

    Dalam wawancaranya dengan beberapa media, Dudung mengaku tidak takut dicopot atas keputusannya itu. Ia menyebut bahwa dulunya ia adalah tukang koran. Lalu, berapa harta kekayaan lulusan Akademi Militer (Akmil) pada 1988 tersebut saat ini?

    Dilansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, Dudung terakhir kali menyampaikan laporan harta kekayaannya pada 11 Maret 2020. Ketika itu ia menjabat sebagai Gubernur Akmil.

    Total harta kekayaan yang dilaporkan Dudung sebesar Rp 610 juta. Harta tersebut berupa tanah dan bangunan seluas 104 meter persegi di Magelang senilai Rp 400 juta. Kemudian sejumlah kendaraan berupa mobil Toyota Veloz tahun 2019 senilai Rp 180 juta, dan motor Honda PCX tahun 2020 senilai Rp 30 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.