Airlangga Sebut Angka Fatalitas Covid-19 di Indonesia Semakin Menurun

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI AD mendonorkan plasma darahnya di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020. Pengambilan plasma konvalesen pasien sembuh COVID-19  yang menggunakan alat apheresis bertujuan untuk membantu penyembuhan pasien terkonfirmasi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Prajurit TNI AD mendonorkan plasma darahnya di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa 18 Agustus 2020. Pengambilan plasma konvalesen pasien sembuh COVID-19 yang menggunakan alat apheresis bertujuan untuk membantu penyembuhan pasien terkonfirmasi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengatakan angka fatalitas Covid-19 di Indonesia terus menurun. Hal positif itu ia sebut merupakan hasil dari upaya pemerintah.

    "Angka kematian case of fatality rate adalah 4,1 persen dan terus menurun dari angka sebelumnya di awal 7-8 persen," kata Airlangga usai Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 7 September 2020.

    Sebelumnya tingkat kematian Indonesia masih tinggi. Persis sepekan lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan fatality rate di Indonesia mencapai 4,7 persen. Angka ini lebih tinggi 0,8 dari angka kematian global. "Saya kira ini menjadi PR besar kita bersama," ujar Jokowi Senin, 31 Agustus lalu.

    Penurunan hingga ke angka 4,1 persen ini, kata Airlangga, juga diiringi dengan ketersediaan pelayanan medis yang lebih memadai. Ketersediaanya pun semakin menyebar dan tak terpusat di satu daerah saja.

    "Ketersediaan pelayanan medis baik hospital maupun perawatan untuk Rumah Sakit di Jakarta dan luar Jakarta semua dipersiapkan untuk melayani pandemi Covid ini," kata Airlangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.