Selasa, 22 September 2020

Mabes Polri Catat Ada 107 Kasus Penyalahgunaan Bansos Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bersiap mendistribusikan paket bantuan sosial dari Presiden RI yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial di wilayah Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2020. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mengaudit pelaksanaan anggaran program penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.  TEMPO/Nita Dian

    Petugas bersiap mendistribusikan paket bantuan sosial dari Presiden RI yang didistribusikan melalui Kementerian Sosial di wilayah Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Juni 2020. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mengaudit pelaksanaan anggaran program penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI mencatat ada 107 kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial atau Bansos Covid-19 yang terjadi di 21 wilayah hukum Kepolisian Daerah di Indonesia.

    "Sampai akhir Agustus 2020 telah mengumpulkan informasi tentang adanya penyalahgunaan dana bantuan sosial Covid-19 di seluruh Indonesia," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan di Jakarta pada Jumat, 4 September 2020.

    Ramadhan merinci ke-107 kasus penyelewengan Bansos Covid-19 itu terdiri dari 39 kasus di Sumatera Utara, 19 kasus di Jawa Barat, 7 kasus di Riau, 7 kasus di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan, 5 kasus di Jawa Timur, 3 kasus di Nusa Tenggara Timur.

    Lalu 3 kasus di Banten, 2 kasus di Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, Maluku Utara, dan Sulawesi Barat. Kemudian 1 kasus di Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Papua, Papua Barat, Kalimantan Barat, dan Bengkulu.

    Terkait distribusi dana Bansos Covid-19, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis bakal menindak tegas pihak yang menyelewengkan dana bansos di masa pandemi. Ia pun telah membentuk satuan tugas di bawah pimpinan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang akan menindak oknum jika terbukti menyalahgunakan dana Covid-19.

    "Polri sudah membentuk satgas khusus di bawah kendali Kabareskrim," kata Idham Azis. Ia mengingatkan semua pihak agar tak menyalahgunakan kelonggaran aturan dana Covid dengan tujuan memperkaya diri.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.