Kapolri Jenderal Idham Azis Angkat 8 Kapolda Baru, Ini Profilnya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kedua kanan) tiba untuk mengikuti Upacara Ziarah Makam dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka rangkaian peringatan HUT ke-74 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kedua kanan) tiba untuk mengikuti Upacara Ziarah Makam dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka rangkaian peringatan HUT ke-74 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Idham Azis mengangkat 8 orang kepala kepolisian daerah baru. Mutasi itu tertuang dalam sejumlah surat telegram pada 3 Agustus 2020.

    Berikut profil ke-8 kapolda baru tersebut:

    1. Inspektur Herry Rudolf Nahak (Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur)

    Lulusan Akademi Kepolisian 1990 ini sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi Kapolri. Dalam masa tugasnya, ia dikenal sebagai yang berpengalaman dalam bidang reserse.

    2. Inspektur Jenderal Merdisyam (Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan)

    Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Sulawesi Tenggara. Di perjalanan karirnya, nama Merdisyam mulai ramai dibicarakan ketika datangnya tenaga kerja asing asal Cina ke wilayahnya pada Maret 2020 lalu.

    3. Inspektur Jenderal Lotharia Latif (Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur)

    Selama berkarir, Lotharia pernah menjabat sebagai Kakorpolairud Baharkam, Dirpolair Kolpolairud Baharkam, Wakapolda Sulawesi Utara, hingga Karowatpers SSDM Polri.

    4. Inspektur Bambang Kristiyono (Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara)

    Lulusan Akademi Kepolisian 1988 ini sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara Baharkam, Pati SSDM, Dir Informasi Strategis dan Bantuan Hukum Depbid Sengketa dan Perkara BPN, dan Kapolrestabes Semarang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.