KPK Sebut 2 Tersangka Korupsi Eks Anggota DPRD Sumut Reaktif Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Nurul Gufron didampingi Deputi Bidang Penindakan KPK Brigjen Pol Karyoto (kiri) dan Juru Bicara, Ali Fikri menyampaikan keterangan pers tentang penahanan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2020. KPK menahan 11 tersangka mantan anggota DPRD Sumatera Utara terkait kasus suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK Nurul Gufron didampingi Deputi Bidang Penindakan KPK Brigjen Pol Karyoto (kiri) dan Juru Bicara, Ali Fikri menyampaikan keterangan pers tentang penahanan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2020. KPK menahan 11 tersangka mantan anggota DPRD Sumatera Utara terkait kasus suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dua mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang menjadi tersangka kasus suap APBD dinyatakan reaktif Covid-19. Hasil itu didapat setelah keduanya menjalani rapid test.

    KPK hari ini sebetulnya memanggil ketiga tersangka kasus suap APBD untuk ditahan. Namun salah satu tersangka berinisial N dinyatakan reaktif Covid-19. Sehingga ia tak bisa datang ke Jakarta. "Sehingga KPK melakukan penjadwalan ulang pemanggilan yang waktunya akan kami informasikan lebih lanjut," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di kantornya, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2020.

    Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan satu tersangka lainnya diketahui reaktif Covid-19 setelah menjalani rapid test di KPK. Tersangka itu diketahui berinisial AHH.

    "Salah satu dari tersangka tersebut ada yang reaktif, sehingga konferensi pers sore ini kami tidak menampilkan dua tahanan tersebut," kata dia. Ali mengatakan KPK telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menangani tersangka tersebut.

    Seusai konferensi pers, dua tersangka dibawa oleh mobil tahanan untuk dibawa ke RS Polri. Petugas memakai alat pelindung diri lengkap saat membawa para tahanan tersebut. Adapun tahanan yang diduga terinfeksi Covid-19 menggunakan masker dan pelindung wajah.

    Sebelumnya, KPK telah menahan 11 mantan anggota DPRD Sumatera Utara dalam kasus ini. Anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019 itu disangka menerima suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho. Tiga tersangka baru akan ditahan hari ini karena mereka tidak hadir dalam pemeriksaan sebelumnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.