JK Prediksi Positif Covid-19 Capai 120 Ribu Kasus pada 17 Agustus

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, memperlihatkan piagang penghargaan donasi 9 ribu masker N95 dari Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia untuk membantu dalam menangani pandemi virus corona baru (Covid-19), 14 Mei 2020. (MMKSI)

    Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, memperlihatkan piagang penghargaan donasi 9 ribu masker N95 dari Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia untuk membantu dalam menangani pandemi virus corona baru (Covid-19), 14 Mei 2020. (MMKSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memberi peringatan jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia bisa mencapai 120 ribu orang.

    “Saya perkirakan akhir juli ini akan mencapai angka 100 ribu dan pada tanggal 17 Agustus jumlah penderita Covid di Indonesia akan mencapai 120 ribu,” kata JK dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 Juli 2020.

    JK mengatakan, Covid-19 selain mematikan juga cepat penularannya. Di awal pandemi pada Maret lalu, kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 10 ribu dalam waktu dua bulan. Sedangkan saat ini 10 ribu kasus bisa bertambah hanya dalam waktu sepekan.

    Menurut JK, jika tidak ada intervensi maksimal, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia pada 17 Agustus bisa mencapai 120 ribu kasus. Wakil Presiden 2014-2019 ini pun menyarankan agar mengurangi pergerakan orang untuk menghambat penularan. “Mengenai caranya terserah pemerintah,” ujarnya.

    PMI, kata JK, akan tetap membantu dengan melakukan penyemprotan disinfektan untuk mematikan virus corona.

    Berdasarkan data yang dilaporkan pemerintah, total kasus positif Covid-19 di Indonesia per 14 Juli 2020 mencapai 78.572 kasus.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 Dipatahkan Sejumlah Pakar

    Hadi Pranoto jadi perbincangan warganet setelah ia mengkalaim menemukan obat Covid-19 ketika diwawancarai musisi Anji. Sejumlah pakar meragukan Hadi.