Kata Doni Monardo Butuh Waktu Lama Sesuaikan Diri dengan Pandemi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Ketua BNPB Doni Monardo. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan pandemi Corona belum akan berakhir. Menurut dia, belum ada kepastian vaksin akan ditemukan dalam waktu dekat untuk mengakhiri pandemi ini.

    “Oleh karenanya kita akan butuh waktu lebih lama untuk sesegera mungkin menyesuaikan dengan wabah pandemi ini,” kata Doni di Gedung BNPB, Jakarta, Senin, 25 Mei 2020.

    Doni mengatakan masyarakat dituntut untuk bisa beradaptasi dengan pola hidup baru. Ia meminta masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan.

    Menurut dia, dalam beberapa pekan ini, beberapa daerah menunjukan grafik penularan yang menurun. Namun, beberapa daerah lainnya justru meningkat. Ia mengingatkan semua masyarakat akan pentingnya menuruti aturan pemerintah.

    Salah satunya, mengenai ketentuan berpergian. Ia mengatakan setiap orang wajib menunjukan surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test dengan jangka waktu paling lama tiga hari. Sedangkan untuk mereka yang menjalani tes Polymerase Chain Reaction, jangka waktu berlakunya surat itu selama 7 hari.

    Petugas, kata Doni, akan selalu mengecek surat itu di setiap tempat keberangkatan seperti bandara, pelabuhan atau cek poin yang ada di jalan raya dan kereta api. Apabila tak bisa menunjukan, maka petugas akan menyuruhnya kembali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.