18 PNS di Sukolilo Surabaya Reaktif Rapid Test, Termasuk Camat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

    Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktivitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad, 3 Mei 2020. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Surabaya - Sebanyak 18 pegawai di kantor Kelurahan dan Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test atau tes cepat.

    "Jadi awalnya ada dua pegawai kecamatan yang tinggal Semolowaru ikut rapid test dan hasilnya reaktif, sehingga seluruh pegawai di sana ikut tes cepat," kata Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, M. Fikser di Surabaya, Sabtu 16 Mei 2020.

    Tes cepat tersebut digelar sejak 12 Mei 2020 terhadap 70 orang pegawai di Sukolilo dengan hasil sebanyak 16 orang dinyatakan reaktif.

    Mereka yang reaktif di antaranya Camat Sukolilo Amalia Kurniawati, Sekretais Kecamatan Sukolilo DJ Sugianto, Lurah Sukolilo Warti, dan sejumlah kepala seksi serta pegawai di Kecamatan dan Kelurahan.

    "Bu Camat dan Pak Sekcam termasuk yang reaktif. Mereka saat ini melakukan isolasi mandiri," katanya.

    Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, kata Fikser, maka pelayanan di Kantor Kecamatan Sukolilo ditutup sementara waktu mulai 12-25 Mei 2020.

    Meski demikian, kata dia, warga Surabaya bisa memanfaatkan pelayanan kependudukan berbasis teknologi informasi dalam jaringan berupa e-lampid yang disediakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.