Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 6.000 Pasien

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di rumah warga sekitar kawasan asrama Sekolah Tinggi Teknologi Bethel, Jakarta, Jumat 17 April 2020. Penyemprotan disinfektan pada kawasan tersebut sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 setelah adanya 34 mahasiswa penghuni asrama itu yang positif virus corona. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di rumah warga sekitar kawasan asrama Sekolah Tinggi Teknologi Bethel, Jakarta, Jumat 17 April 2020. Penyemprotan disinfektan pada kawasan tersebut sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 setelah adanya 34 mahasiswa penghuni asrama itu yang positif virus corona. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengumumkan penambahan jumlah pasien positif Corona per 18 April 2020. "Total kasus positif 6.248," kata Yurianto, Sabtu, 18 April 2020.

    Sementara itu, ada 631 pasien sembuh. Sedangkan untuk yang meninggal menjadi 535 orang

    Yurianto mengatakan, data itu merupakan hasil dari pengujian laboratorium terhadap 45 ribu spesimen Pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas pengujian.

    Achmad Yurianto meminta masyarakat mematuhi anjuran di rumah saja. Ia meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah, serta menjaga jarak untuk memutus mata rantai infeksi. "Kita harus disiplin menggunakan masker," kata dia.

    Ia pun mengingatkan masyarakat untuk mencuci tangan dengan sabun setiap hendak makan atau minum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.