Ridwan Kamil Usul Pusat Fasilitasi Koordinasi untuk Cegah Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para menteri serta Gubernur DKI Jakarta, Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa, 31 Maret 2020. (Foto: Pipin/Humas Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para menteri serta Gubernur DKI Jakarta, Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa, 31 Maret 2020. (Foto: Pipin/Humas Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan agar Pemerintah Pusat memfasilitasi koordinasi dalam menangani penyebaran virus Corona di wilayah Jabodetabek.

    Ridwan mengaku banyak berinisiatif untuk menangani pandemi Corona. Musababnya, kata Ridwan, jumlah penduduk Jawa Barat sekitar 50 juta orang, yang besarnya sudah seperti Korea Selatan. Dan dari jumlah tersebut, 70 persen warga Jawa Barat sehari-harinya beraktivitas di Jabodetabek.

    "Tiga provinsi ini memang belum banyak komunikasi secara teknis, perlu difasilitasi, Pak. Saya memahami bahwa Gubernur DKI dan Gubernur Banten juga sibuk, jadi kami mohon bapak tugaskan level menteri melakukan koordinasi ini dalam skala rutin," ujar Ridwan lewat teleconference dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Jumat, 3 April 2020.

    Ridwan mengatakan, data warga Jabar yang positif Corona sudah 223 orang per hari ini. "Itu baru data yang sudah di-swab, sementara antrian di Litbangkes masih banyak dan hanya sanggup mengetes 200 sampel per hari," ujar Ridwan.

    Akibatnya, kata Ridwan, dia berinisiatif membeli alat tes Corona sendiri ke Korea Selatan dan bisa mengetes 500 sampel per hari di laboratorium kesehatan daerah.

    "Dengan alat itu kami temukan Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung, dan Bupati Karawang  positif Covid-19 dan 4 klaster penyebaran," ujar Ridwan Kamil.

    Catatan: Judul berita ini telah diubah pada Sabtu, 4 April 2020 Pukul 17.55 WIB untuk menyesuaikan kutipan narasumber.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?