Cegah Corona, MUI Usulkan Total Lockdown Pakai Dana Ibu Kota Baru

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan meminta seorang tunawisma untuk tidak turun ke jalan saat diberlakukannya hari pertama Lockdown selama 21 hari guna mencegah penyebaran Virus Corona di Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Maret 2020. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    Seorang anggota Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan meminta seorang tunawisma untuk tidak turun ke jalan saat diberlakukannya hari pertama Lockdown selama 21 hari guna mencegah penyebaran Virus Corona di Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Maret 2020. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah wabah Covid-19 akibat virus Corona MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengakukan enam usulan untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit, salah satunya lockdown total secara nasional.

    "Usul pertama, melakukan total lockdown di seluruh negeri untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan pertimbangan dari para ahli," ujar Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas lewat keterangan tertulis hari ini, Minggu, 29 Maret 2020.

    Anwar melanjutkan, usulan kedua adalah pemerintah merealokasi seluruh atau sebagian anggaran infrastruktur untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

    Ketiga, pemerintah diminta menunda penggunaan anggaran 2020 untuk pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur lalu dialokasikan bagi pemulihan perekonomian nasional.

    Keempat, pemerintah mengalihkan seluruh dan atau sebagian anggaran desa dan kelurahan untuk masyarakat setempat selama masa karantina atau lockdown.

    "Kelima, mewajibkan pengusaha besar untuk memberikan bantuan bagi penanganan kasus Corona dan mengatasi persoalan ekonomi masyarakat bawah," ujar Anwar.

    Adapun usulan MUI yang keenam, menindak tegas siapa saja yang tidak mematuhi lockdown alias karantina.

    Catatan: Judul berita ini telah diubah pada Ahad, 29 Maret 2020 pukul 13.59 WIB. Judul berita asli "Demi Corona MUI Usulkan Total Lockdown Pakai Dana Ibu Kota Baru."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.