Indonesia Beli Alat Uji Virus Corona kepada Singapura

Ilustrasi sekolah diliburkan dan pemberlakuan belajar jarak jauh untuk menekan virus corona. ANTARA/Mohammad Ayudha

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama pengadaan alat uji virus Corona dengan pemerintah Singapura. Dari pembicaraan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada pekan lalu, kerja sama dilakukan melalui business to business (b to b).

Pada Rabu, 11 Maret lalu, dua petinggi PT Kimia Farma, bagian dari holding farmasi Badan Usaha Milik Negara terbang ke Singapura. Menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pagi hari, keduanya kembali pada hari yang sama dengan membawa enam boks alat penguji corona.

Juru bicara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Deni Surjantoro, membenarkan adanya barang masuk dari Singapura yang berhubungan dengan Corona. "Namun saya tidak bisa menjelaskan isinya," ujar Deni, dikutip dari Majalah Tempo edisi Senin, 16 Maret 2020.

Direktur Utama PT Bio Farma, perusahaan induk holding farmasi, Honesti Basyir membenarkan kabar bahwa dua anak buahnya berangkat ke Singapura. Namun dia mengatakan perusahaannya belum membeli alat tes dalam jumlah besar karena perlu pengujian lebih dulu.

Honesti mengatakan perusahaan juga mencari alternatif alat tes dari negara lain. "Kami juga masih membuka kemungkinan mencari alat tes lain dari Korea atau Cina," ujar Honesti.

Kerja sama Indonesia dan Singapura terkait pengadaan alat uji Corona ini bermula dari tawaran Temasek Foundation International pada 13 Februari lalu. Ketika itu, Chief Executive Temasek Foundation International Benedict Cheong menulis surat kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya.

Isi surat itu menginformasikan alat pendeteksi virus Corona bernama VereCoV Detection Kit. Dalam satu kali pengujian, alat tersebut diklaim bisa mendeteksi dan mengidentifikasi Covid-19 serta membedakannya dengan virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Hasilnya pun terlihat dalam dua setengah jam.

Melalui surat yang sama, Benedict Cheong menyatakan ada 500 unit alat itu yang tersedia pada pertengahan Februari lalu. Ia menyatakan Temasek siap bekerja sama dengan instansi yang ditunjuk untuk mengukur hasil pengujian alat yang dikembangkan di Veredus Laboratories, perusahaan bioteknologi yang berbasis di Singapura. Baca tulisan lengkapnya di Majalah Tempo edisi "Compang-Camping Corona".

MAJALAH TEMPO






Korea Utara Longgarkan Aturan Covid-19

23 jam lalu

Korea Utara Longgarkan Aturan Covid-19

Warga Korea Utara sekarang tak perlu lagi menggunakan masker dan social distancing karena aturan Covid-19 sudah dilonggarkan


Otoritas Kesehatan Amerika Serikat Longgarkan Aturan Covid-19

2 hari lalu

Otoritas Kesehatan Amerika Serikat Longgarkan Aturan Covid-19

CDC memperbaharui aturan Covid-19 di Amerika Serikat. Sekolah tak lagi perlu melakukan karantina mandiri jika ada yang positif Covid-19.


Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Tinggalkan Singapura

2 hari lalu

Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Tinggalkan Singapura

Rajapaksa, yang melarikan diri dari Sri Lanka di tengah protes massal atas krisis ekonomi negaranya, diperkirakan akan ke Thailand dari Singapura


Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

2 hari lalu

Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un sebelumnya mengatakan kakaknya sempat sakit parah dan demam tinggi saat kasus Covid-19 merebak di Korea Utara.


Hanya Berkunjung, Thailand Tegaskan Eks Presiden Sri Lanka Tak Cari Suaka

3 hari lalu

Hanya Berkunjung, Thailand Tegaskan Eks Presiden Sri Lanka Tak Cari Suaka

Eks Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa disebut akan pindah ke Thailand dari Singapura besok.


Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

3 hari lalu

Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

Pakar mengatakan subvarian baru COVID-19 BA.4.6 saat ini telah terdeteksi di 43 negara. Berikut hal yang perlu diperhatikan.


Sebulan di Singapura, Eks Presiden Sri Lanka Dikabarkan Mengungsi ke Thailand

3 hari lalu

Sebulan di Singapura, Eks Presiden Sri Lanka Dikabarkan Mengungsi ke Thailand

Mantan Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa, diperkirakan akan terbang ke Thailand besok setelah menetap hampir satu bulan di Singapura.


Remaja Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei Gelar Beasiswa Olimpiade Matematika

4 hari lalu

Remaja Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei Gelar Beasiswa Olimpiade Matematika

Mischka Aoki dan Devon Kei baru saja tambah koleksi medali menjadi 90.


Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

4 hari lalu

Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

Warga Tibet yang tinggal di sejumlah wilayah diminta melakukan tes massal Covid-19.


80.000 Turis Terjebak di Resor Wisata China Gara-gara Lockdown

6 hari lalu

80.000 Turis Terjebak di Resor Wisata China Gara-gara Lockdown

China mengunci Pulau Senya yang merupakan resort wisata. Akibatnya 80.000 turis terjebak di sana.