Ada Warga yang Positif Corona, Surakarta Liburkan Sekolah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kota Surakarta memutuskan untuk meliburkan sekolah serta sejumlah tempat wisata hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah tersebut diambil dalam rapat koordinasi penanganan virus COVID-19 yang dipimpin Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Jum'at malam, 13 Maret 2020. (FOTO: AHMAD RAFIQ)

    Kota Surakarta memutuskan untuk meliburkan sekolah serta sejumlah tempat wisata hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah tersebut diambil dalam rapat koordinasi penanganan virus COVID-19 yang dipimpin Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Jum'at malam, 13 Maret 2020. (FOTO: AHMAD RAFIQ)

    TEMPO.CO, Surakarta - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi di rumah dinasnya terkait penanganan wabah virus Corona atau Covid-19 di rumah dinasnya, Jumat malam, 13 Maret 2020. Rapat itu digelar menyikapi adanya dua warga Solo yang terjangkit virus tersebut.

    "Rapat malam ini memutuskan Kota Surakarta berstatus sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus Corona," kata Rudyatmo seusai rapat.  "Pelajar dari PAUD hingga SMP belajar di rumah hingga waktu yang belum ditentukan."

    Sedangkan pelajar SMA akan menyusul setelah ujian tengah semester selesai. Sedangkan guru tetap masuk kerja untuk ikut menjaga kebersihan sekolah.

    Kota Surakarta juga akan meliburkan jalur bebas kendaraan yang biasa digelar pada Ahad pagi. "Kami meminimalisir adanya kerumunan massa," katanya. Bahkan, tempat wisata seperti Museum Keris dan Taman Jurug juga tutup.

    Rudyatmo memahami bahwa keputusan tersebut akan berdampak secara ekonomi. "Namun, langkah ini harus diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar," katanya. Meski demikian, dia meminta masyarakat untuk tidak panik dan selalu menjaga kebersihan.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati mengatakan pihaknya juga membatalkan beberapa acara terkait dengan pendidikan. "Besok seharusnya ada acara Gelar Senja serta Pesta Siaga," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.