Italia Isolasi karena Corona, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membersihkan gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) dengan menggunakan cairan disinfektan di Depo Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan, Palembang, Selasa 10 Maret 2020. Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19), PT KAI (persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan melakukan disinfeksi di seluruh area gerbong kereta LRT Sumatera Selatan dengan menyemprotkan cairan disinfektan.  ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Petugas membersihkan gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) dengan menggunakan cairan disinfektan di Depo Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan, Palembang, Selasa 10 Maret 2020. Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19), PT KAI (persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan melakukan disinfeksi di seluruh area gerbong kereta LRT Sumatera Selatan dengan menyemprotkan cairan disinfektan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma meminta warga negara Indonesia (WNI) di Italia untuk tetap tenang dan waspada di tengah isolasi akibat penyebaran virus Corona. KBRI juga mengimbau WNI di sana untuk terus mengikuti ketentuan yang telah diputuskan pemerintah Italia tersebut.

    "Bagi WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti ketentuan yang telah diputuskan pemerintah Italia," demikian tertulis dalam surat imbauan KBRI Roma tertanggal 10 Maret 2020.

    KBRI juga mengimbau para WNI di luar Italia untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke negara pizza itu. Mereka diminta menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah Italia.

    Isolasi total ini juga membuat KBRI Roma menghentikan layanan kekonsuleran bagi warga negara asing (WNA). Namun layanan paspor dan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI masih bisa dilakukan dengan perjanjian. "KBRI Roma terus memantau situasi dan kondisi di Italia pasca-pemberlakuan keputusan (isolasi) dimaksud."

    Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia terus memantau kondisi WNI di Italia. Kementerian Luar Negeri juga telah mengantongi data sebaran lokasi para WNI. "Kami sedang juga memperhatikan dampak terhadap WNI di Italia," kata Retno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Maret 2020.

    Merujuk situs salute.gov.it, per 10 Maret 2020 pukul 18.00 waktu setempat terdapat 8.514 orang positif terjangkit virus Corona di Italia, 631 meninggal, dan 1.004 sembuh.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara