Mahfud Md Soal Corona: Sampai Hari Ini Tak Ada, Enggak Tahu Besok

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melakukan tanya jawab dengan awak media di kantornya, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md membantah pemerintah menutupi kasus penyebaran virus corona atau COVID-19.

    “Coba kalau ada di mana itu ada kasus virus corona ? Itu kan cuma orang mau bikin isu. Yang jelas sampai hari ini tidak ada, enggak tahu kalau besok,” kata Mahfud setelah menghadiri Dialog Kebangsaan dan peluncuran buku 'Ulama dan Negara Bangsa' di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Sabtu 29 Februari 2020.

    Mahfud menuturkan sejauh ini memang ada 232 pasien suspect corona yang sedang diperiksa. “Ternyata mereka ini meminta dirinya diperiksa sendiri karena ketakutan, ternyata tidak ada corona,” ujarnya.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengatakan, toh jika ada pasien yang terkena COVID-19 pasti akan ada yang segera lapor. Ia meminta masyarakat tak mudah percaya berita bohong soal virus corona.

    Apalagi, ciri-ciri mereka yang terjangkit virus corona, kata Mahfud, bisa dideteksi. "kan dimulai dengan panas, sesak napas, hidung meleleh-leleh karena virus. Ini nggak ada orang penyakitnya seperti itu di sini,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.