KJRI Jeddah Tepis Kabar Bandara Arab Saudi Akan Dibuka Lagi Maret

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon jamaah umrah asal Metro Bandar Lampung meninggalkan bandara untuk kembali ke rumah usai mengetahui adanya pembatalan penerbangan dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 27 Februari 2020. ANTARA

    Calon jamaah umrah asal Metro Bandar Lampung meninggalkan bandara untuk kembali ke rumah usai mengetahui adanya pembatalan penerbangan dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 27 Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsulat Jenderal RI atau KJRI Jeddah menepis kabar yang menyebut bahwa seluruh bandar udara di Arab Saudi akan kembali dibuka normal pada 14 Maret mendatang, sehingga jemaah umrah diminta melakukan penjadwalan ulang setelah tanggal tersebut.

    "Dari info yang kami dapatkan itu konteksnya adalah refund tiket Saudi Airlines," kata Konsul Jenderal RI Jeddah, Eko Hartono, saat dihubungi pada Jumat, 28 Februari 2020.

    Adapun bunyi informasi yang menyebar itu adalah: 

    Alhamdulillah

    Kabar baik, semua bandara untuk umrah akan kembali normal pertanggal 14 Maret 2020 ( 15 Hari lagi )
    Jadi silahkan yang dibawah tanggal 14 maret bisa di reschedule ketanggal 14 maret keatas

    Eko pun menegaskan bahwa belum ada informasi lanjutan terkait penerbangan ke Arab Saudi. "Jadi memang sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Arab Saudi," kata dia.

    Pemerintah Arab Saudi sebelumnya mengambil langkah melarang sementara kedatangan jemaah umrah dari mancanegara masuk ke negaranya. Keputusan ini diambil untuk mencegah masuknya virus Corona. Larangan ini mulai berlaku pada hari ini. Pengajuan visa kunjungan juga sudah dihentikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.