Kader Gerindra Disebut Ingin Prabowo Tetap Jadi Ketua Umum

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra tak akan melakukan pergantian ketua umum dalam kongres yang digelar tahun ini. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan semua kader partainya masih menginginkan Prabowo Subianto menjadi ketua umum.

    "Keinginan semua kader juga menginginkan Pak Prabowo tetap memegang ketua umum dan ketua dewan pembina seperti posisi beliau sekarang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

    Muzani mengatakan hingga saat ini belum ada calon lain yang akan menggantikan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu. Menurut dia, sosok Prabowo masih diperlukan untuk memimpin dan menjaga Gerindra.

    "Insya Allah hanya Pak Prabowo yang akan maju. Saya kira kalau itu kami koor, tidak ada beda pendapat," ujar dia.

    Muzani belum merinci kapan dan di mana kongres Gerindra akan digelar. Dia mengatakan rencana itu masih akan dibahas bersama pengurus-pengurus Gerindra di daerah.

    Menurut Muzani, kongres Gerindra nanti juga kemungkinan menghasilkan keputusan politik untuk Pemilu 2024. Dia menyebut ada aspirasi para kader yang tetap menginginkan Prabowo maju menjadi calon presiden.

    Muzani berharap Prabowo bakal mendengarkan aspirasi tersebut. Namun dia berujar keputusan terakhir tetap ada pada Menteri Pertahanan itu. "Tapi nanti semua bergantung kepada beliau dan kami belum berkonsultasi mengenai perkembangan terakhir," kata Muzani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.