Survei: Elektabilitas PKS Salip Nasdem-PKB, Dinilai Paling Islami

Reporter

Seorang pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempelkan sjeumlah stiker berlambangkan PKS pada kampanye perdana di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, (16/3). TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi lembaga survei Indo Barometer menunjukkan elektabilitas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melesat naik. Dari hasil survei, elektabilitas PKS kini menempati peringkat keempat, padahal dalam pemilihan legislatif 2019 lalu berada di posisi ke tujuh.

Dukungan publik terhadap parpol untuk tingkat DPR RI yang paling banyak dipilih adalah PDI Perjuangan 24,8 persen, kemudian Gerindra 14,8 persen, Golkar 8,1 persen, PKS 7,8 persen, PKB 5,6 persen dan Demokrat 5,5 persen. “Partai lainnya kurang dari 5,0 persen dan yang masih menjawab rahasia/tidak tahu/tidak jawab sebesar 22,4 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, di Hotel Atlet Century Jakarta Minggu, 23 Februari 2020. 

Menurut survei, ada lima alasan utama publik memilih partai politik, yakni; kerja partai bermanfaat untuk masyarakat, suka dengan tokoh atau kader partainya, partai pilihan sejak dulu, dekat dengan rakyat, dan sesuai hati nurani.

PDIP sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi lekat dengan imej dekat dengan rakyat, kerja partai bermanfaat untuk masyarakat, dan partai pilihan sejak dulu. Gerindra banyak didukung karena kesukaan responden terhadap tokoh atau kader partainya dan sesuai dengan hati nurani. Akan halnya Golkar dipilih karena dianggap sebagai partai pilihan sejak dulu.

Sebanyak 52,3 persen responden mengenal PKS sebagai partai Islam. “Yang berpendapat PKS sebagai partai yang mempunyai komitmen sebanyak 25,0 persen," ujar Qodari.

Untuk PKB, hanya 27,3 responden yang menganggap mereka partai Islam dan PPP hanya 18,2 persen.






Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

27 menit lalu

Ditanya Soal NasDem Sokong Anies Baswedan Jadi Capres, Prabowo: Ini Hari Ulang Tahun TNI

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto masih enggan mengomentari dukungan resmi dari Partai NasDem kepada Anies Baswedan.


PSI Sebut Anies Baswedan Terlibat Politik Identitas, NasDem: Semua Manusia Pasti Pernah Berbuat Salah

2 jam lalu

PSI Sebut Anies Baswedan Terlibat Politik Identitas, NasDem: Semua Manusia Pasti Pernah Berbuat Salah

NasDem menilai Anies Baswedan tidak berlaku diskriminatif dan tak mengulang kesalahannya melakukan politik identitas.


Politikus NasDem Laporkan Komika Mamat Alkatiri ke Polisi Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 jam lalu

Politikus NasDem Laporkan Komika Mamat Alkatiri ke Polisi Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dugaan pencemaran nama baik itu terjadi ketika komika Mamat Alkatiri melakukan roasting terhadap anggota Komisi I DPR tersebut.


Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

16 jam lalu

Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

PKS disebut-sebut bakal menjalin koalisi bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

17 jam lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

18 jam lalu

NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

Puan Maharani mengatakan tiap partai politik memiliki mekanisme masing-masing untuk memilih calonnya.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

19 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

23 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

1 hari lalu

Pengamat Sebut Deklarasi Anies Capres Membuat Poros Politik Makin Mengerucut

Agung Baskoro menilai deklarasi Anies sebagai sebagai capres oleh NasDem bakal membuat poros politik yang eksis semakin mengerucut.