Calon Ketum PAN Asman Abnur: Sikap ke Pemerintah Rahasia Saya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (tengah) saat konferensi pers setelah memberikan surat pengunduran diri di Jakarta, 14 Agustus 2018. Asman Abnur mengundurkan diri karena berbeda koalisi dengan Presiden Joko Widodo. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (tengah) saat konferensi pers setelah memberikan surat pengunduran diri di Jakarta, 14 Agustus 2018. Asman Abnur mengundurkan diri karena berbeda koalisi dengan Presiden Joko Widodo. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional atau PAN, Asman Abnur mengaku sudah membicarakan sikapnya terhadap pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Hal ini dilakukan menjelang Kongres PAN kelima, 10-12 Februari 2020 di Kendari, Sulawesi Tenggara. 

    Namun Asman mengaku tak akan mengungkap sikapnya terhadap publik sebelum keluar hasil Kongres. “Itu rahasia saya dengan DPD. Tidak disampaikan ke publik dulu,” kata Asman di DPP PAN, Jalan Daksa I, Jakarta, Sabtu 8 Februari 2020.

    Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini mengatakan akan fokus dulu untuk pemenangan. Karena dalam proses pencalonan ini banyak hal yang perlu dilakukan. Sedangkan sikap partai ke pemerintah akan dibahas setelah pemenangan.

    Menurut Asman sikap partai memerlukan proses lainnya. Ada mekanisme partai yang harus dilakukan seperti rapat pleno, dan rapat partai. “Dan tentu diputuskan berdasarkan petunjuk atau pedoman orientasi.”

    Adapun Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya yang hadir mendampingi Asman saat menyerahkan berkas pencalonan Ketum ke DPP, mengatakan besar atau kecilnya partai tidak tergantung pada sikap terhadap pemerintah. Faktor jaya atau hancurnya partai, kata dia, adalah karena faktor internal partainya sendiri. “Jadi oposisi atau koalisi sama saja. Yang penting partai itu konsolidasi internal, itu dulu,” kata Wali Kota Bogor ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.