Soal Virus Corona, Kemenlu Minta WNI di Cina Jaga Kesehatan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas medis menangani pasien yang diduga terinfeksi virus corona di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, Cina, Jumat 24 Januari 2020. FOTO/ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii/aa

    Seorang petugas medis menangani pasien yang diduga terinfeksi virus corona di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, Cina, Jumat 24 Januari 2020. FOTO/ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii/aa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, mengatakan saat ini semua warga negara Indonesia yang berada di wilayah terkontaminasi virus Corona dalam keadaan baik.

    Pemerintah Indonesia, kata dia, terus memantau dari dekat perkembangan isu virus ini. "Saat ini seluruh warga WNI tersebut dalam keadaan baik, sehat, dan tidak ada yg terjangkit," kata Faizasyah dalam konferensi pers di Ruang Palapa, Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin, 27 Januari 2020.

    Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pemerintah Cina, per 26 Januari pukul 13.48, sebanyak 29 dari 31 provinsi di Cina terjangkit virus Corona.

    Jumlah pasien yang terinfeksi virus Corona mencapai 2.762 orang. Sedangkan yang diduga terinfeksi 5.764 pasien. Virus Corona ini telah menewaskan 80 orang.

    Menurut Faizasyah, pemerintah Cina telah mengkarantina 15 kota di Provinsi Hubei. Sedangkan warga negara Indonesia yang tinggal di daerah karantina sebanyak 243 orang dan mayoritas kalangan mahasiswa. Mereka tersebar di Wuhan, Xianning, Huangshi, Jingzhou, Xiangyang, Enshi, dan Shiya.

    Kepada para WNI yang ada di sana, Faizasyah meminta mereka meningkatkan kewaspadaan. Para WNI diminta pula untuk menjaga stamina, kesehatan, kebersihan lingkungan, serta terus mengenakan masker. "Hindari keramaian dan terus jalin komunikasi dengan perwakilam RI terdekat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.