Bahas Natuna, Rapat Komisi I dan Menhan Prabowo Digelar Tertutup

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRI Tjiptadi-381 mengikuti sailing pass di Laut Natuna, Rabu, 15 Januari 2020. Dalam kesempatan tersebut, Menkopolhukam Mahfud MD meninjau alutsista yang tergabung dalam Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 yang melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara. ANTARA

    KRI Tjiptadi-381 mengikuti sailing pass di Laut Natuna, Rabu, 15 Januari 2020. Dalam kesempatan tersebut, Menkopolhukam Mahfud MD meninjau alutsista yang tergabung dalam Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 yang melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rapat kerja membahas Natuna dengan sejumlah kementerian.

    Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

    Ditemui sebelum rapat, Prabowo mengatakan rapat itu akan membahas beberapa masalah. Namun Ketua Umum Partai Gerindra ini tak merinci lebih lanjut.

    "Materinya tentang saya kira banyak, beberapa masalah. Saya kira pasti dibicarakan mungkin Natuna, pembangunan kekuatan, beberapa masalah. Tapi dengan menteri-menteri lain kan," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020.

    Rapat soal Natuna yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I Utut Adianto itu digelar tertutup. Selain para menteri dan wakil menteri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Deputi Opslat Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksda T.S.N.B. Hutabarat, Sestama Bakamla Laksda S. Irawan juga hadir dalam rapat kerja ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.