Isu Cina Diprediksi Masih Seksi untuk Pemilu Hingga 10 Tahun

Moderator Ahmad Khoirul Umam, Sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amat Tomagota, Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodharwani, dan Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, saat acara rilis temuan survei LSI terkait modal dan tantangan kebebasan sipil, intoleransi, dan demokrasi, di pemerintahan Jokowi periode kedua, di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Ahad, 3 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta-Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan memprediksi sentimen Cina bakal dipakai oleh para politikus dalam pemilihan umum untuk 10 tahun ke depan. Alasannya, berdasarkan survei LSI pada Juli 2019, sebanyak 39 persen publik Indonesia masih menganggap Cina negara yang paling berpengaruh di Asia hingga satu dasawarsa mendatang.

Djayadi menjelaskan, sentimen Cina berpotensi dipakai politikus jika pemilunya hanya diikuti oleh dua pasang calon seperti pemilihan presiden 2014 dan 2019. Selain itu, ada polarisasi dan politik identitas yang kental di masyarakat.

"Intinya Cina itu 10 tahun ke depan masih berpengaruh, menarik, dan seksi. Maka isu yang terkait asing dan aseng bisa dipakai oleh pemain politik di tingkat daerah dan nasional," katanya di Erian Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Ahad, 12 Januari 2020.

Survei LSI dilakukan pada 10-15 Juli 2019 bekerja sama dengan Asian-Barometer, jaringan riset opini publik di negara-negara Asia. Survei melibatkan 1.540 responden dengan margin of error lebih kurang 2,5 persen.

Dalam survei yang sama disebutkan sebanyak 66 persen responden menganggap Cina berpengaruh besar di Indonesia. "Hanya 21 persen yang menganggap Cina tidak atau sedikit pengaruhnya," ucap dia.

Dari jumlah tersebut, yang menilai Cina berpengaruh baik terhadap Indonesia mencapai 40 persen, sedikit lebih banyak dari yang menilai Cina berpengaruh buruk, yakni 36 persen.

Menariknya, kata Djayadi, persepsi publik terhadap Cina ini dipengaruhi oleh pilihan politik. Ia mencontohkan responden yang mendukung pasangan calon presiden 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin 49 persennya menganggap Cina berpengaruh baik untuk Indonesia. Sedangkan yang merasa Ciba berpengaruh buruk 24 persen.

Sementara yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 58 persen menilai Cina berpengaruh buruk bagi Indonesia. Sedangkan yang menganggap Cina berpengaruh baik sekitar 26 persen. "Ada faktor pilihan politik yang mempengaruhi orang dalam mempersepsikan apakah negara asing itu berpengaruh atau tidak," kata Djayadi.

AHMAD FAIZ






Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

23 jam lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

1 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

2 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

3 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

4 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

5 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

6 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

6 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

8 hari lalu

Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut tidak ada kecurangan vertikal pada Pemilu 2009.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

8 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.