KPK Segel Ruangan Anggota KPU Wahyu Setiawan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wahyu Setiawan, Komisioner KPU RI. (ANTARA)

    Wahyu Setiawan, Komisioner KPU RI. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel ruangan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan pada Kamis, 9 Januari 2020. "Iya benar," kata Komisioner KPU, Ilham Saputra, saat dihubungi, hari ini.

    Penyegelan terhadap ruang kerja Wahyu dilakukan setelah KPK menangkap tangan Komisioner KPU tersebut pada Rabu, 8 Januari 2020. Selain Wahyu, KPK juga menangkap tiga orang berinisial HM, D, dan S.

    Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan Wahyu ditangkap bersama tiga orang itu. “WS sebagai penerima, uang lewat D dan S,” kata Ghufron, Rabu, 8 Januari 2020. “Uang sekitar Rp 400 juta.”

    Seorang sumber menuturkan HM diduga adalah caleg PDIP bernama Harun Masiku. Harun adalah calon anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. 

    Dia maju dari daerah pemilihan Sumatera Selatan I nomor urut 6. Dapil Sumatera Selatan I ini meliputi Kota Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Kota Lubuklinggau. Namun, ia gagal pada pemilihan legislatif 2019.

    Wahyu Setiawan ditangkap saat akan terbang menuju Belitung. Hingga saat ini, KPK masih memeriksa keempat orang itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.