Tak Tamat Kuliah, Megawati Akan Terima Gelar Doktor ke-9

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kediaman Megawati, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019. Pertemuan Pimpinan MPR dengan Megawati Soekarnoputri tersebut menyampaikan undangan secara resmi terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019 mendatang dan mendengarkan pandangan soal Amandemen Undang-Undang Dasar terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kediaman Megawati, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019. Pertemuan Pimpinan MPR dengan Megawati Soekarnoputri tersebut menyampaikan undangan secara resmi terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019 mendatang dan mendengarkan pandangan soal Amandemen Undang-Undang Dasar terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan memperoleh gelar doktor honoris causa (DR HC) lagi. Gelar doktor kehormatan kali ini akan diterima Megawati dari Universitas Soka di Tokyo, Jepang. Ini gelar doktor kehormatan kesembilan yang diterimanya.

    Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, upacara penganugerahan gelar doktor kehormatan dari Soka University untuk Megawati akan dilaksanakan di Tokyo pada Rabu, 8 Januari 2019. "Soka University Tokyo akan menganugerahkan gelar doktor honoris causa bidang kemanusiaan untuk Ibu Megawati,” ujar Hasto melalui keterangan tertulis pada Senin, 6 Januari 2019.

    Hasto mengatakan, sebelumnya Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri ataupun mancanegara. Gelar doktor kehormatan pertama diterima Megawati dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang pada September 2001. “Saat itu Ibu Megawati sebagai Presiden RI memperoleh DR HC bidang hukum dari Universitas Waseda,” ujar Hasto.

    Selanjutnya, Megawati memperoleh gelar doktor kehormatan dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia pada 22 April 2003. Gelar doktor ketiga untuk Megawati datang dari Korea Maritime and Ocean University , Busan, Korea Selatan pada 19 Oktober 2015. Dua universitas ini menganugerahkan gelar doktor kehormatan di bidang politik kepada putri Proklamator RI Bung Karno tersebut.

    Pada 25 Mei 2016, Megawati menerima gelar doktor kehormatan bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kemudian pada 27 September 2017, Universitas Negeri Padang (UNP) juga menganugerahi Megawati dengan gelar doktor kehormatan bidang pendidikan politik.

    Selanjutnya pada 16 November 2017, Megawati juga menerima gelar doktor kehormatan dari Mokpo National University, Korsel. Universitas yang didirikan pada 1946 itu memberikan gelar doktor kehormatan bidang demokrasi ekonomi bagi tokoh perempuan yang memimpin RI selama periode 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004 tersebut.

    Pada 8 Maret 2018, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga memberikan gelar doktor kehormatan bidang politik dan pemerintahan untuk Megawati. Selanjutnya pada 5 November 2018, giliran Fujian Normal University (FNU) di Tiongkok yang menganugerahkan gelar doktor kehormatan untuk Megawati. Perguruan tinggi yang sudah berusia lebih dari seabad itu menganugerahi Megawati dengan gelar doktor kehormatan bidang diplomasi ekonomi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?