Prabowo Akan Temui Menhan Filipina soal Pembebasan Sandera WNI

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Desember 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Desember 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina untuk membahas pembebasan satu warga negara Indonesia (WNI) yang masih disandera kelompok militan asal Filipina Abu Sayyaf.

    "Pak Prabowo akan bertemu dengan Menhan Philipina di Manila beberapa hari kedepan untuk membahas hal tersebut," ujar Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Rabu, 25 Desember 2019.

    Tiga nelayan WNI sebelumnya disandera selama 90 hari oleh kelompok Abu Sayyaf pada September 2019, di perairan Malaysia dekat ujung selatan pulau Mindanao Filipina. Dua sandera berinisial SM dan ML telah dibebaskan Tentara Filipina pada Ahad subuh, lalu.

    Kini, pemerintah masih mencari MF, seorang nelayan warga Negara Indonesia yang bekerja di kapal pencari ikan Malaysia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

    Dalam pertemuan dengan Menhan Filipina nanti, kata Dahnil, Prabowo ingin menyampaikan ucapan terima kasih karena Filipina telah membantu pembebasan dua orang nelayan Indonesia. Selanjutnya, Prabowo akan membicarakan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tak terulang kembali.

    "Pak Prabowo juga akan bicara soal tindak lanjut berikutnya terkait dengan langkah-langkah untuk mencegah kembali terulang penculikan-penculikan terhadap nelayan Indonesia, termasuk bicara dengan Malaysia," kata Dahnil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.