Ditanya Tambah Wakil Menteri, Jokowi: Menterinya Juga Belum Minta

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan awak media di Istana Merdeka, Jakarta, 2 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan awak media di Istana Merdeka, Jakarta, 2 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan belum memikirkan untuk menunjuk wakil menteri pendidikan dan kebudayaan serta wakil menteri riset dan teknologi. Ia beralasan belum ada permintaan dari menteri-menteri terkait.

    "Sampai hari ini urusan wakil menteri belum. Menterinya juga belum minta," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.

    Posisi wakil menteri ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2019 tentang Kementerian Riset dan Teknologi.

    Saat ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dijabat oleh mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim. Adapun kursi Menteri Riset dan Teknologi diisi oleh Bambang Brodjonegoro.

    Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan meski sudah ada Keputusan Presiden posisi wakil menteri tidak wajib diisi. Presiden, kata dia, bakal melihat perkembangan kinerja kementerian tersebut terlebih dahulu. "Gak berarti harus ada. Lihat perkembangan," ujanya.

    Pratikno menampik jika Jokowi sudah menentukan siapa saja yang bakal menduduki kursi wakil menteri itu. Enggak, dong. Belum tentu diisi," katanya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.