Wagub Uu Minta Jaswita Jabar Berperan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berfoto bersama usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jasa dan Kepariwisataan (Persero), di  Bandung pada Jumat, 11 Oktober 2019.

    Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berfoto bersama usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jasa dan Kepariwisataan (Persero), di Bandung pada Jumat, 11 Oktober 2019.

    INFO JABAR — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar atau Jaswita Jabar berperan aktif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jawa Barat. Dengan begitu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat itu ikut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jabar.

    “Harapan kami Jaswita bisa diandalkan untuk menambah PAD Pemdaprov (Pemerintah Daerah Provinsi) Jabar,” kata Uu dalam arahannya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jasa dan Kepariwisataan (Persero) di Bandung, Jumat, 11 Oktober 2019.

    Uu menegaskan, BUMD harus untung dan dapat menyumbang pendapatan daerah. “Karena semangat dilahirkannya BUMD adalah untuk menambah PAD. Kriterianya apakah perusahaan (pariwisata) ini baik atau tidak dilihat dari (jumlah) pengunjung pariwisata yang identik dengan bertambahnya PAD,” ujarnya.

    Tahun ini, tambah Uu, Jaswita Jabar diproyeksikan bisa menambah PAD Pemprov Jabar hingga Rp 3,5 miliar. Tahun berikutnya, diharapkan meningkat hingga Rp 10 miliar. Selain itu, Uu meminta soliditas di antara manajemen Jaswita Jabar dijaga sehingga  menciptakan kebahagiaan dalam perusahaan.

    “Untuk menambah kemakmuran dan kualitas pekerjaan maka unsur kebahagiaan sangat penting. Artinya, soliditas di antara pimpinan dan karyawan yang lain harus benar-benar terbangun,” kata Uu.

    Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda), Deni Nurdyana Hadimin, mengatakan perusahaan yang dipimpinya ingin berkontribusi  dalam meningkatan PAD Jabar. “Insyaallah kami mencoba merealisasikannya dalam bentuk RUPS RKAP kali ini. RUPS RKAP ini memang kami buat supaya lebih real, artinya pendapatan itu real bukan hanya angka di atas kertas, tapi kami memberikan kontribusi yang terbaik,” ujar Deni. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.