Komnas HAM Sebut Rusuh Wamena Dipicu Miskomunikasi di SMA PGRI

Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin, 23 September 2019. Komandan Kodim (Dandim) 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Diyanto mengatakan warga sipil yang meninggal akibat demo anarkis di Wamena mencapai 17 orang. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia membeberkan temuan-temuannya terkait kerusuhan di Wamena, Papua. Menurut Komnas HAM aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan diakibatkan oleh miskomunikasi di SMA PGRI.

“Kronologi dari investigasi yang dilakukan oleh perwakilan Komnas HAM menunjukkan ada miskomunikasi,” kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Fauzan Damanik, dalan konferensi pers di kantornya, Jalan Latuharhari, Jakarta, Senin 30 September 2019.

Tim perwakilan Komnas HAM memulai investigasi dengan mewawancarai guru dan murid SMA PGRI. Cerita bermula pada Selasa tanggal 17 September 2019, saat guru Riris Pangabean menjadi pengganti.

Riris, kata Ahmad, mengaku sempat cekcok dengan salah satu murid. Sebabnya, si murid itu mengira Riris menyebut kata "Kera". “Sebetulnya kalau menurut versi ibu ini dia tidak mengucapkan kera tapi keras,” kata Damanik. Namun persoalan tersebut diklaim sudah selesai.

Keesokan harinya sudah tak ada masalah, begitu pula dengan dua hari selanjutnya. Baru pada Sabtu 21 September ada sebagian murid yang kembali meributkan persoalan tersebut. Namun keributan hari itu pun diklaim dapat diselesaikan dengan mediasi yang dilakukan oleh guru-guru lain di sekolah tersebut.

Saat proses mediasi selesai, disebutkan Riris dan para murid saling bermaaf-maafan, bahkan sempat bernyanyi bersama untuk merayakan salah satu anak murid yang berulang tahun. “Baik-baik saja, enggak ada apa-apa,” kata dia.

Belakangan, kata Damanik. pada Ahad pagi, tiba-tiba ada penyerangan ke SMA PGRI. Hari Senin, guru-guru menemukan banyak fasilitas yang rusak akibat serangan tersebut. Hari itu Riris diminta tidak datang ke sekolah, untuk menghindari amuk massa.

Benar saja, karena hari itu bermunculan rombongan massa, termasuk para siswa yang berunjuk rasa ke berbagai tempat. “Dari situ terjadi kerusuhan luar biasa.”

Damanik mengatakan, menurut kesaksian orang-orang yang Komnas HAM mintai keterangan, banyak yang mengaku tak mengenal massa yang berunjuk rasa hari itu.

Adapun sejauh ini, Komnas HAM mencatat ada 31 orang korban meninggal. Serta 43 korban luka-luka yang tercatat menjadi pasien di Rumah Sakit Wamena. Sebanyak 43 korban itu, kata Damanik, banyak yang mengalami luka serius. 






Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

6 jam lalu

Komnas HAM Apresiasi Vonis Seumur Hidup Pelaku Mutilasi Warga Mimika

Komnas HAM berharap putusan ini dapat menjadi sinyal langkah maju dalam penegakan hukum dan hak asasi manusia di Papua.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

4 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Memburuknya Kebebasan Pers dan Sipil di Papua

4 hari lalu

Memburuknya Kebebasan Pers dan Sipil di Papua

Dugaan aksi teror terhadap jurnalis berulang kali terjadi di Papua. Pelanggaran kebebasan pers tak terlepas dari masifnya pelanggaran kebebasan sipil.


9 Pantai Papua Terbaik yang Cocok untuk Diving dan Snorkeling

4 hari lalu

9 Pantai Papua Terbaik yang Cocok untuk Diving dan Snorkeling

Daftar pantai terbaik dan cantik di Papua yang menyuguhkan keindahan alam serta menghadirkan beragam permainan air seru.


76 Tahun Megawati Soekarnoputri, Berikut Rekam Jejak Kontroversinya

4 hari lalu

76 Tahun Megawati Soekarnoputri, Berikut Rekam Jejak Kontroversinya

Sebagai tokoh publik Megawati Soekarnoputri kerap disorot. Beberapa pernyataan atau perbuatannya pun dianggap kontroversial.


Harga Tiket Masuk Danau Sentani Papua, Lokasi dan Keindahan Alamnya

4 hari lalu

Harga Tiket Masuk Danau Sentani Papua, Lokasi dan Keindahan Alamnya

Lokasi Danau Sentani, harga tiket serta keindahan alam yang menyajikan bukit hijau, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.


Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

5 hari lalu

Kapolda Papua Sebut Evakuasi Korban Penembakan KKB di Ilaga Diwarnai Kontak Senjata

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan sempat terjadi kontak tembak saat anggota TNI-Polri mengevakuasi korban penembakan KKB


Polisi Selidiki Teror Bom di Dekat Rumah Jurnalis Papua Victor Mambor

5 hari lalu

Polisi Selidiki Teror Bom di Dekat Rumah Jurnalis Papua Victor Mambor

Kepolisian Resor Jayapura menyelidiki peristiwa pelemparan bom di dekat rumah jurnalis senior Papua Victor Mambor


Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

5 hari lalu

Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

Jurnalis senior Victor Mambor melaporkan peristiwa teror ledakan di samping rumahnya ke Polresta Jayapura, Papua. Polisi tengah menyelidiki kasus ini.


KKP Tangani 25 Kasus Mamalia Laut Terdampar Sepanjang 2022, Paling Banyak Paus

7 hari lalu

KKP Tangani 25 Kasus Mamalia Laut Terdampar Sepanjang 2022, Paling Banyak Paus

Penanganan kejadian keterdamparan mamalia laut adalah strategi KKP dalam menjaga kesehatan laut Indonesia.