Minggu, 22 September 2019

Hadiri Harteknas, JK Ingatkan Pentingnya Inovasi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang digear di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.(dok MPR RI)

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menghadiri peringatan Hari Konstitusi yang digear di gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Minggu, 18 Agustus 2019.(dok MPR RI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menghadiri puncak Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke 24, yang digelar di Lapangan Puputan, Margarana, Denpasar, Bali, Rabu, 28 Agustus 2019. Tahun ini, Harteknas mengangkat tema 'Iptek dan Inovasi Dalam Industri Kreatif 4.0'.

    Dalam kesempatan itu, JK menyaksikan pemberian penghargaan kepada sejumlah daerah yang dinilai memiliki inovasi paling tinggi.

    "Secara pribadi, saya bangga juga. Dari lima penghargaan, empat dari Sulawesi Selatan. Kalau ada juara umum, ya, juaranya dari Sulawesi Selatan," kata JK yang berasal dari Makassar itu.

    JK mengatakan inovasi merupakan hal utama yang membuat suatu daerah maju. Karena itu, ia mengaku senang dengan adanya kegiatan yang mendorong masyarakat untuk terus berinovasi.

    Apalagi saat ini, JK mengatakan setiap kemajuan pasti didasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Suatu hal dapat disebut inovasi jika mampu meningkatkan nilai tambah.

    "Yang dapat memberikan nilai lebih baik dari sebelumnya, atau efisiensi lebih dari sebelumnya, atau lebih murah dari sebelumnya, atau lebih cepat dari sebelumnya, atau lebih besar produksinya. Itulah inovasi," kata JK.

    JK didampingi oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi  Mohamad Nasir dan Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam kesempatan ini, JK juga melakukan pemukulan gong, sebagai tanda peresmian pembukaan Ritech Expo (Research, Inovation, and Technology Expo) 2019.

    "Hakikat peringatan Hakteknas, adalah menghargai upaya dan kreatifias bangsa dalam menguasai, mengembangkan, ilmu pengetahuan dan teknologi, juga inovasi sebagai penggerak pembangunan nasional," kata Nasir.

    Provinsi Bali menjadi tuan rumah Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24, karena  memiliki potensi wisata, budaya, industri kreatif, entrepreneur, institusi pendidikan tinggi, peneliti dan inovator, serta berkelas internasional. Hal ini sesuai dengan tema Hakteknas 2019 yang terkait  pengembangan industri kreatif 4.0 untuk kemandirian dan daya saing daerah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.