Selasa, 24 September 2019

Kasus Abdul Somad, PBNU Beri Seruan Bagi Ustad dan Kiai

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustadz Abdul Somad. instagram.com

    Ustadz Abdul Somad. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus ceramah Abdul Somad menjadi perhatian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Bahkan, melalui Ketua PBNU Marsudi Syuhud, ormas Islam terbesar di Indonesia itu mengeluarkan seruan atau imbauan bagi para ustad dan kiai.

    Dia menyatakan berharap ustad dan kiai di Indonesia dapat memberi pelajaran kepada masyarakat mengenai Piagam Madinah sebagai panduan akhlak dan perilaku yang dicontohkan Rasulullah SAW.

    "Saya menyampaikan, ini rambu-rambu akhlaknya begini. Kalau wilayah hukum, tanyakan di (penegak) hukum," kata Marsudi kepada Tempo pada hari ini, Senin, 19 Agustus 2019.

    Penggalan ceramah Abdul Somad sekitar 3 tahun lalu tentang salib yang viral di media sosial dua hari lalu memantik keresahan dan kecaman, terutama dari kelompok-kelompok umat Nasrani.

    Marsudi lantas bercerita bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara telah diatur sejak zaman Rasulullah SAW agar tidak saling mencaci maki, merendahkan, menyalahkan, dan saling menjelekkan.

    Aturan itu dibuat oleh Nabi Muhammad SAW sebagai undang-undang dengan nama Piagam Madinah.

    "Saya tidak mengadili Somad sudah masuk wilayah itu (menghina agama lain) atau belum. Saya tidak menghukumi siapa saja. Mau Somad, mau siapa. Nanti kan ada hukum sendiri," ucap Marsudi. 

    HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.