Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ketua PBNU Berharap Polemik tentang Gelar Habib Dihentikan

image-gnews
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (kanan) didampingi Ketua PBNU Amin Said Husni (kiri)memberikan keterangan pers peluncuran Mars Satu Abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat 6 Januari 2023. PBNU secara resmi meluncurkan Mars Satu Abad NU yang berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban dengan lirik diciptakan oleh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan aransemen musik oleh Tohpati. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (kanan) didampingi Ketua PBNU Amin Said Husni (kiri)memberikan keterangan pers peluncuran Mars Satu Abad NU di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat 6 Januari 2023. PBNU secara resmi meluncurkan Mars Satu Abad NU yang berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban dengan lirik diciptakan oleh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan aransemen musik oleh Tohpati. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Bidang Keagamaan Kiai Haji Ahmad Fahrur Rozi, merespons liputan khusus Idul Fitri tentang obral gelar habib yang dipublikasikan Majalah Tempo edisi 8-14 April 2024. 

Ia berharap polemik mengenai nasab Bani Alawi atau zuriah Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam dihentikan.

Polemik itu sudah berjalan setahun lebih dan menimbulkan sikap-sikap diskriminatif dan rasialisme terhadap semua kuturunan Arab. Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Kiai Haji Yahya Cholil Staquf sudah menyerukan supaya polemik berkepanjangan itu disetop.

PBNU berpandangan polemik mengenai nasab maupun gelar habib sudah mengarah jadi politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan atau SARA. 

“Kami berharap polemik ini segera mereda. Jangan sampai dijadikan alat untuk rasisme dan memecah belah sesama umat Islam. Karena saat ini jadi ramai di beberapa grup WA (Whatsapp) saling caci maki dan menjadi rasisme kebencian kepada semua keturunan Arab. Ini berbahaya,” kata Fahrur Rozi lewat pesan tertulis kepada Tempo, Rabu, 17 April 2024.

Fahrur menilai liputan khusus Tempo sudah memenuhi prinsip keberimbangan atau cover both side berita sehingga seluruh isinya sangat bisa dipahami. Walau, kata dia, judul sampul majalahnya saja yang mengesankan gelar habib memang diperjualbelikan dan jadi kontroversial. Padahal pelakunya oknum sehingga perbuatannya tidak bisa disamaratakan kepada seluruh keturunan Arab. 

Fahrur berpendapat, polemik tersebut berpangkal pada hasil penelitian karya peneliti asal Banten, Imaduddin Utsman, yang tertuang dalam buku berjudul Terputusnya Nasab Habib kepada Nabi Muhammad pada Mei 2023.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafi Nahdlatul Ulum Cempaka, Kabupaten Tangerang, ini meminta nasab Bani Alawi dibatalkan lantaran tiada kitab yang mengkonfirmasi keberadaan Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir bin Isa Arrumi. Dengan kata lain, Imaduddin tidak mengakui nasab Bani Alawi ataupun Wali Sanga (Wali Songo) sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Selanjutnya Fahrur soal argumentasi Imaduddin...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Ragam Reaksi atas Pertemuan 5 Nahdliyin dengan Presiden Israel

1 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Ragam Reaksi atas Pertemuan 5 Nahdliyin dengan Presiden Israel

Organisasi Islam Ahlulbait Indonesia (ABI) menyesalkan pertemuan lima Nahdliyin dengan Presiden Israel.


PBNU Gelar Konpers soal Gaza usai 5 Kadernya Temui Presiden Israel

1 jam lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) dalam jumpa pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat pada Sabtu, 9 Maret 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
PBNU Gelar Konpers soal Gaza usai 5 Kadernya Temui Presiden Israel

PBNU berencana menyatakan sikap mereka soal perkembangan dan situasi terkini di Gaza usai lima kadernya dikabarkan menemui Presiden Israel Isaac Herzog.


Pakar Sebut Israel Berupaya Raih Simpati Masyarakat Indonesia dengan Temui Warga NU

2 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Pakar Sebut Israel Berupaya Raih Simpati Masyarakat Indonesia dengan Temui Warga NU

Hikmahanto mengatakan motif Israel menemui para kader NU adalah untuk memenangkan hati orang yang berasal dari Indonesia, mengingat Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar.


5 Nahdliyin Bertemu Isaac Herzog, Ini Penjelasan tentang Diplomasi Gus Dur dengan Israel

4 jam lalu

Ilustrasi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid). (Foto Antara)
5 Nahdliyin Bertemu Isaac Herzog, Ini Penjelasan tentang Diplomasi Gus Dur dengan Israel

Salah satu nahdliyin buka suara bahwa kunjungannya ke Israel mengikuti apa yang pernah dijalankan Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.


5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel, Sekjen PBNU: Melukai Perasaan Kita Semua

5 jam lalu

Sekjen PBNU Gus Ipul. Dok.istimewa
5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel, Sekjen PBNU: Melukai Perasaan Kita Semua

Pertemuan anggota Nahdliyin dan Presiden Israel tindakan yang sangat tidak bijaksana di tengah situasi yang memanas antara Israel dan Palestina.


PBNU Kecam Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Diundang Pribadi, Tak Wakili NU

6 jam lalu

Presiden Israel, Isaac Herzog. SAUL LOEB/Pool via REUTERS
PBNU Kecam Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Diundang Pribadi, Tak Wakili NU

Wakil Ketua Badan Pengembangan Jaringan Internasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Achmad Munjid mengecam 5 nahdliyin yang bertemu Presiden Israel.


Berita Terpopuler Nasional: 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel Rusak Citra NU dan Gambar Ahmad Luthfi di Jateng Berpotensi Langgar Aturan

6 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Berita Terpopuler Nasional: 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel Rusak Citra NU dan Gambar Ahmad Luthfi di Jateng Berpotensi Langgar Aturan

Lima anggota Nahdliyin bertemu Presiden Israel dan gambar Ahmad Luthfi yang bertebaran di Jateng, menjadi berita yang banyak dibaca sejak kemarin.


5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

20 jam lalu

Ketua Umum ABI, Zahir Yahya. (Foto: Dok. ABI).
5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

Ketua Umum ABI menyesalkan sekelompok orang yang bertemu dengan Presiden Israel. Ia menanggapi 5 warga NU bertemu Isaac Herzog.


Sekjen PBNU soal Kadernya Temui Presiden Israel: Bila Ditemukan Pelanggaran Akan Diberhentikan

21 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Sekjen PBNU soal Kadernya Temui Presiden Israel: Bila Ditemukan Pelanggaran Akan Diberhentikan

Saifullah mengatakan PBNU tidak pernah memberikan mandat kepada mereka.


Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

21 jam lalu

Konferensi pers Pengurus Besar Nahdatul Ulma di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Maret 2024. TEMPO/Intan Setiawanty.
Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

Para petinggi PBNU membenarkan bahwa lima orang yang bertemu Presiden Israel itu adalah warga Nahdliyin. Di antaranya juga ada pengurus.