Jokowi Ingin Jaksa Agung Nonpartai, Johnny: Jangan Batasi NasDem

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johny G. Plate (kiri), Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Effendy Choirie beserta rombongan mendaftarkan nama bakal calon legislatif (caleg) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, 16 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johny G. Plate (kiri), Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Effendy Choirie beserta rombongan mendaftarkan nama bakal calon legislatif (caleg) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, 16 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka peluang untuk memilih Jaksa Agung dari luar partai. Pimpinan jaksa saat ini, H.M. Prasetyo, merupakan pensiunan Korps Adhyaksa yang kemudian bergabung ke Partai Nasdem.

    Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate mengatakan keputusan ini sudah sesuai dengan partainya. "Memang itu harapannya Nasdem. Jaksa itu orang profesional yang tidak dari parpol," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.

    Menurut Johnny, Prasetyo sudah diberhentikan dari Nasdem sejak didapuk menjadi Jaksa. Dia pun berujar bakal menghormati keputusan Jokowi dalam menunjuk Jaksa berikutnya. Johnny mengatakan Jokowi bisa saja mendapuk orang dari internal kejaksaan maupun profesional lainnya yang berkompeten.

    Meski begitu, Johnny tak ingin dibatasi bahwa jaksa agung berikutnya bukanlah orang yang berafiliasi atau didukung Nasdem. "Jangan membatasi Nasdem tidak boleh," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.