Oposisi atau Koalisi? Gerindra: Percayakan Sepenuhnya ke Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di dalam gerbong kereta MRT di Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT bersama-sama. ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di dalam gerbong kereta MRT di Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT bersama-sama. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Bogor - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan Partai Gerindra masih belum menentukan sikap apakah menjadi bagian pemerintah atau di luar pemerintahan dalam lima tahun yang akan datang.  “Kami semua mempercayakan sepenuhnya kepada beliau (Prabowo Subianto),” kata Muzani di Bogor, Jumat 19 Juli 2019.

    Apapun keputusan Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang akan memutuskan dan akan menjadi keputusan bersama. Keputusan itu harus dijalankan seluruh kader partai mulai dari anggota legislatif, kader hingga struktur partai.

    Gerindra percaya, berada di dalam atau di luar pemerintahan, Prabowo akan tetap berpegang pada prinsip perjuangan, cita-cita perjuangan, untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran berdasarkan Pancasila dan UUD 45. “Itu prinsip yang tidak mungkin ditawar-tawar,” kata Muzani.

    Hingga saat ini Partai Gerindra masih terus mengevaluasi internal mengenai penguatan soliditas serta menyatukan barisan. “Kita harus merapatkan semua kekuatan yang kita miliki baik anggota legislatif, kader dan struktur partai, karena perjuangan ke depan makin berat apapun posisi yang diambil beliau (Prabowo),” kata Muzani.

    Hari ini seluruh anggota Dewan Pembina Partai Gerindra melaksanakan rapat tertutup di Padepokan Garudayaksa, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat 19 Juli 2019. Dalam rapat, Muzani mengatakan ada tiga pembahasan yakni soal hasil pemilu legislatif 2019, rekomendasi konsolidasi partai dan evaluasi Partai Gerindra mendatang. “Secara eksplisit hal tentang berkaitan dengan hubungan kita dengan pemerintahan tidak dibahas secara panjang lebar tetapi itu bagian dari sesuatu yang kita bicarakan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.