Minta Kursi Ketua MPR, Airlangga Bilang Jokowi Merespons Positif

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umim Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi usai menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, 19 Mei 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umim Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo alias Jokowi usai menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, 19 Mei 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Selasa, 21 Mei 2019. Selain memberi selamat atas terpilihnya kembali Jokowi sebagai presiden periode 2019-2024, Airlangga juga mengatakan membahas keinginan Golkar untuk mendapat jatah kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.

    Baca: Golkar Incar Kursi Ketua MPR, Jokowi: Semua Menginginkan

    Airlangga mengatakan Jokowi memberi respons positif terkait keinginan Golkar itu. "Presiden positif, Golkar minta dan menyatakan wajar sebagai pemenang kedua," kata Airlangga saat ditemui usai pertemuan.

    Dari hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara oleh Komisi Pemilihan Umum, Golkar menjadi partai dengan perolehan suara tertinggi ketiga, di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra.

    Partai Golkar berhasil mengumpulkan 17.229.789 suara atau meraih 12,31 persen suara. Meski di bawah Gerindra, Golkar diperkirakan akan mendapat jatah kursi lebih banyak dibanding Gerindra.

    Baca: Pantun Airlangga: Didukung Golkar, Jokowi Menang

    Meski sudah mengincar kursi MPR, namun Airlangga mengatakan belum dapat memastikan siapa sosok yang akan diajukan. "Nanti kami akan konsultasikan dengan partai-partai yang ada. Kami sudah ada beberapa nama, nanti aja ada waktu. Yang penting posisinya dulu," kata Airlangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.