Fadli Zon Respons Pernyataan Hendropriyono Soal Keturunan Arab

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, memberikan kata sambutan dalam rangka tabur bunga dan doa bersama memperingati 37 tahun wafatnya Mohammad Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, 14 Maret 2017. Peringatan ini juga untuk mengamalkan konsep ekonomi kerakyatan berdasarkan Pancasila. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, memberikan kata sambutan dalam rangka tabur bunga dan doa bersama memperingati 37 tahun wafatnya Mohammad Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta, 14 Maret 2017. Peringatan ini juga untuk mengamalkan konsep ekonomi kerakyatan berdasarkan Pancasila. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono ihwal warga negara Indonesia keturunan Arab bernada rasial. Kendati Hendropriyono sebelumnya tak menyebut nama, Fadli menganggap ucapan Hendropriyono ditujukan kepada pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

    Baca juga: Hendropriyono: Pelaku Bom Sibolga Tidak Pancasilais

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini juga berujar perbedaan pendapat dengan Rizieq semestinya tak ditanggapi secara subyektif. Apalagi, kata Fadli, sampai menyinggung keturunan Arab yang jumlahnya jutaan.

    "Jangan hanya karena perbedaan pendapat kemudian menyudutkan bahkan cenderung rasialis," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019.

    Infografis: Silsilah Lengkap Keluarga Kerajaan Arab Saudi

    Fadli menyebut rasialisme berbahaya dan bisa memecah belah masyarakat. Dia juga mengingatkan bahwa keturunan Arab juga memiliki kontribusi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

    Baca juga: Jadi KSAD, Andika Perkasa Bantah Ada Pengaruh Hendropriyono

    "Hampir seratus persen ketika kita berjuang kemerdekaan, mereka mendukung. Jadi mereka juga punya saham di Republik Indonesia," kata dia.

    Hendropriyono sebelumnya mengatakan agar warga negara Indonesia keturunan Arab tidak memprovokasi masyarakat. Di berbagai media, dia meminta kelompok ini tak menyalahgunakan pengaruhnya di tengah masyarakat. Hendro membantah pernyataannya itu berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.