Yusril VS Rizieq Soal Keislaman Prabowo, Gerindra: Sudah Clear

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 30 November 2018. Selain itu, dua tokoh ini menunaikan salat Jumat bersama di Masjid Baitussalam, Kompleks Istana. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 30 November 2018. Selain itu, dua tokoh ini menunaikan salat Jumat bersama di Masjid Baitussalam, Kompleks Istana. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan pernyataan Yusril Ihza Mahendra terkait polemik keislaman Prabowo Subianto tersebut tidak perlu ditanggapi serius. "Saya rasa urusan ini sudah clear dan Pak Prabowo sudah didukung Ijtima Ulama," kata Andre saat dihubungi Tempo pada Rabu, 4 April 2019.

    Baca: Yusril Ungkap Percakapan Rizieq Shihab Soal Keislaman Prabowo

    Lagipula, kata Andre, Prabowo sudah terang mengakui bahwa ia adalah Islam abangan. "Saya islam abangan, islam saya tidak baik, tapi saya tidak pernah kriminalisasi ulama', Pak Prabowo mengakui makanya beliau enggak mau jadi imam," kata Andre. "Enggak perlu dipaksakan seperti orang sebelah, jadi imam difoto banyak orang. Screenshot Pak Yusril bagian dari orang kalap, takut kalah, alias panik." 

    Polemik ini berawal dari sebuah video Yusril yang viral di media sosial. Dalam video itu, Yusril mengatakan sempat berbincang dengan pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab terkait majunya Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Menurut Yusril, Rizieq meragukan keislaman Prabowo.

    Belakangan lewat akun Front TV yang diunggah di YouTube, Rizieq membantah komunikasinya dengan Yusril yang juga membahas dukungan untuk Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2019.

    Menurut Rizieq apa yang dikatakan Yusril bahwa ia pernah menyebut bahwa Prabowo Islamnya tidak jelas adalah bohong. "Jadi itu tidak benar," kata dia.

    Ia mengatakan selama dua tahun berada di Arab Saudi, ia hanya pernah berkomunikasi lewat telepon dengan Yusril Ihza sebanyak satu kali. "Itu pun bukan dalam konteks Prabowo," kata Rizieq.

    Yusril membalas pernyataan Rizieq ini. "Yusril dan Habib tidak pernah berkomunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan Habib Rizieq, itu bohong," kata Yusril lewat keterangan tertulis yang dikirimkan oleh Ketua Bidang Pemenangan PBB, Sukmo Harsono pada Rabu malam, 3 April 2019.

    Simak juga: Yusril Merapat ke Jokowi, PBB Klaim Rasakan Efek Ekor Jas

    Yusril Ihza Mahendra kemudian menunjukkan bukti tangkapan layar perbincangan via WhatsApp antara dirinya dan Rizieq Shihab pada September 2018. Percakapan Whatsapp itu tercatat pada 5-6 September 2018. Di sana Yusril membuka perbincangan yang menyatakan akan umrah bersama keluarga pada 29-6 Oktober 2018. Di sela kegiatan ibadahnya, Yusril mengungkapkan keinginannya bertamu ke tempat Rizieq Shihab.

    Simak video lengkapnya Percakapan Yusril dengan Rizieq Shihab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.