Soal OTT Humpuss, Titiek Soeharto: Saya Tidak Kenal Bowo Sidik

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso keluar dari gedung kPK dengan mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019. Bowo ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya terkait dugaan suap dalam pelaksanaan kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Anggota DPR fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso keluar dari gedung kPK dengan mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019. Bowo ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya terkait dugaan suap dalam pelaksanaan kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Solo - Salah satu putri Soeharto, Siti Hediati mengaku bahwa PT Humpuss Transportasi Kimia memang milik adiknya, Hutomo Mandala Putra. Namun dia tidak tahu-menahu tentang kasus korupsi yang menyeret politikus Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso dan turut membawa nama PT Humpuss Transportasi Kimia dalam perkara korupsi yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

    "Saya tidak pernah kenal siapa itu," katanya saat ditemui di Ndalem Kalitan Solo, Jum'at 29 Maret 2019. Siti Hediati yang biasa dipanggil dengan Titiek Soeharto itu enggan berkomentar lebih banyak mengenai kasus itu.

    Baca: Bermula dari Bantu Humpuss, Bowo Sidik ...

    Menurut Titiek ia tidak tahu soal perusahaan itu. "Saya bukan di Humpuss, itu kan milik Tomy," kata dia.

    Operasi tangkap tangan OTT KPK menjerat anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Bowo Sidik Pangarso dan membawa nama PT Humpuss Transportasi Kimia milik salah satu putra Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra.

    Baca: 5 Fakta Kasus Suap Anggota DPR Bowo Sidik ...

    PT Humpuss Transportasi Kimia meminta Bowo mengupayakan terjalinnya kembali kesepakatan bisnis mereka dengan Pupuk Indonesia. Usaha Bowo berbuah hasil karena pada Februari lalu, HTK dan PT Pupuk Logistik Indonesia, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, menandatangani kesepahaman.

    Salah satu materi yang termuat dalam nota kesepahaman ini adalah difungsikannya kembali kapal milik HTK oleh PT Pupuk Logistik Indonesia. Bowo diduga meminta upah dari HTK atas biaya angkut sebesar US$ 2 per metrik ton. KPK telah menyita duit senilai total Rp 8 miliar itu dari Bowo. KPK telah menetapkan Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.