Tribute to Ahmad Dhani Batal, BPN Prabowo: Apa yang Ditakutkan?

Ahmad Dhani menerima kunjungan dari calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, hari ini, Selasa, 19 Februari 2019, di Rumah Tahanan Medaeng, Surabaya. Dalam perjumpaan yang berlangsung 30 menit, Dhani menyampaikan pesan khususnya. Foto: Tim Badan Pemenangan Nasional

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Habiburokhman, mempertanyakan alasan di balik batalnya konser tribut untuk Ahmad Dhani, Hadapi dengan Senyuman, di Surabaya, Jawa Timur, Ahad malam kemarin. Habiburokhman menilai acara itu adalah ekspresi seni yang tak semestinya dilarang.

Baca: Tribute to Ahmad Dhani Batal, Sandiaga: Hadapi dengan Senyuman

"Apa sih yang ditakutkan dengan konser seni, mestinya santai aja bos," kata Habiburokhman di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

Konser tribut untuk Ahmad Dhani sedianya digelar di Grand City Mall, Surabaya, Ahad malam mulai pukul 19.00 WIB. Namun, acara batal lantaran kepolisian tak mengeluarkan izin acara.

Habiburokhman mengatakan BPN ingin mengisi kampanye dengan ceria, semisal dengan acara seni kebudayaan seperti konser tersebut. Dia berpendapat kampanye tak harus diisi dengan hal-hal yang melulu serius.

"Intinya kami ingin situasinya yang enjoy, enggak melulu kampanye orasi-orasi dan lain sebagainya," kata dia.

Kendati begitu, Habiburokhman mengatakan kubunya tak ingin berprasangka buruk dan menduga-duga alasan di balik batalnya konser itu. Politikus Partai Gerindra ini mengatakan timnya akan melakukan pengecekan terlebih dulu.

Simak juga: Tribute to Ahmad Dhani Tak Dapat Izin, Sandiaga Batal Hadir

"Kami enggak mau menghakimi sekarang bahwa itu ada pelarangan ada cekal dan sebagainya. Kami mau cek dulu benar-benar baru nanti kita sampaikan sikap resmi," kata dia.






Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

50 menit lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

17 jam lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

1 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

1 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

1 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

2 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

2 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.


Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

2 hari lalu

Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, Jokowi bukan orang yang serendah itu untuk serta-merta menerima jika diajukan sebagai calon wakil presiden.