Tanah Longsor, Polisi Bantu Evakuasi Karyawan PT Freeport

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tambang berjalan di tambang bawah tanah PT. Freeport Indonesia di Mimika, Timika, Papua, 14 Februari 2015. Nurhadi juga mengatakan bahwa tambang bawah tanah Grassberg mempunyai cadangan ore sebanyak 1 miliar ton. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pekerja tambang berjalan di tambang bawah tanah PT. Freeport Indonesia di Mimika, Timika, Papua, 14 Februari 2015. Nurhadi juga mengatakan bahwa tambang bawah tanah Grassberg mempunyai cadangan ore sebanyak 1 miliar ton. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Bencana tanah longsor Sabtu terjadi di mile post (MP) 74, Tembagapura, Papua, pada Sabtu, 2 Maret 2019. Akibatnya, sejumlah karyawan PT Freeport yang berada di kawasan itu dievakuasi.

    Saat ini, Kepolisian Daerah Papua tengah masih mengevakuasi dan menginvestigasi kejadian tanah longsor tersebut. "Masih dicek, masih proses" kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Ahad, 3 Maret 2019.

    Baca: Puluhan Orang Tertimbun Longsoran di Tambang Bolaang Mongondow

    Tanah longsor terjadi sekitar pukul 12.25 WIT. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebagai langkah awal, polisi pun telah membentangkan garis polisi di sekitar lokasi.

    Sementara itu, juru bicara PT Freeport Reza Pratama secara terpisah mengakui terjadinya insiden tanah longsor di MP 74. Tak hanya aparat keamanan, manajemen PT Freeport juga masih fokus evakuasi para karyawannya. Kawasan MP 74 sendiri merupakan pabrik pengolahan.

    ANDITA RAHMA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.