Konbes NU, GP Ansor Minta Nahdliyyin Pilih Peserta Pemilu dari NU

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (tengah) memperkenalkan anggotanya saat pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019. Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan pihaknya ingin memberikan pandangan terkait situasi di tanah air dalam perspektif organisasinya. Salah satunya tentang kondisi politik di Indonesia. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan di forum Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) ia akan menyampaikan agar para Nahdliyyin memilih calon anggota legislatif dan pasangan calon presiden yang berasal dari NU. Yaqut menjelaskan secara organisasi NU dilarang terlibat politik praktis. Namun ia meminta agar organisasi memberi kebebasan para kader berpartisipasi untuk pemilihan umum secara bertanggung jawab.

"Ada koridor yang dibuat, misalnya pilih caleg yang dari NU, capres-cawapres yang dari NU, nah ini akan kami berikan masukan di Konbes," katanya pada Tempo di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu, 27 Februari 2019.

Baca: Munas Alim Ulama NU Tak Dihadiri Sejumlah Kiai Sepuh

Dalam Pemilihan Umum 2019, Mustasyar PBNU, Ma'ruf Amin, maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo atau Jokowi. Pasangan Jokowi - Ma'ruf akan melawan duet Prabowo - Sandiaga Uno.

Konbes merupakan forum tertinggi kedua setelah Muktamar yang membahas mengenai urusan rumah tangga NU. Di forum ini pengurus seluruh wilayah dan badan otonom berhak menyampaikan suara organisasi.

Baca: Konbes NU Soroti Pelibatan Organisasi dalam Dukungan Ma'ruf Amin

Yaqut menampik jika yang dilakukannya bisa membuat NU ditengarai terlibat terlalu jauh dalam politik praktis. Menurut dia, NU masuk ke dalam urusan politik untuk mencegah penganut radikalisme, intoleran, dan pihak yang ingin mengganti Pancasila makin leluasa bergerak.

"Berpolitik secara tanggung jawab itu, ya, di mana ada kelompok radikal, intoleran, dan menghendaki bentuk negara di luar NKRI, kami lihat kumpulnya di mana, dan kami ambil posisi berseberangan," ujarnya.






100 Tahun NU: Sejarah Terbentuknya NU beserta Para Pendirinya

1 jam lalu

100 Tahun NU: Sejarah Terbentuknya NU beserta Para Pendirinya

Sejarah terbentuknya salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama disingkat NU dan para pendirinya yang sudah 1 abad berdiri


Ma'ruf Amin Ungkap Cara untuk Menarik Minat Wisatawan Muslim

20 jam lalu

Ma'ruf Amin Ungkap Cara untuk Menarik Minat Wisatawan Muslim

Sejumlah negara juga sudah melakukan beragam langkah untuk menarik wisatawan muslim.


Buka ASEAN Tourism Forum 2023 di Candi Prambanan, Wapres Ma'ruf Amin: Percepat Pemulihan Pasca Covid-19

2 hari lalu

Buka ASEAN Tourism Forum 2023 di Candi Prambanan, Wapres Ma'ruf Amin: Percepat Pemulihan Pasca Covid-19

Dari gelaran ASEAN Tourism Forum 2023 itu, Ma'ruf Amin bergarap puncak kejayaan pariwisata di ASEAN bisa mencapai puncaknya kembali di tahun ini.


GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

5 hari lalu

GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

Ketua Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kota Depok, Muhammad Kahfi mengatakan langsung tancap gas mengerjakan program strategis.


Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

5 hari lalu

Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

Megawati kemudian protes lagi kepada Bung Karno. "'Diajarinya pakai sepatu. Itu kenapa pakai sandal semua?'.


Seabad Nahdlatul Ulama Menganut Paham Aswaja, Apakah Artinya?

5 hari lalu

Seabad Nahdlatul Ulama Menganut Paham Aswaja, Apakah Artinya?

Dalam kalender Islam, pada 31 januari 2023 atau 1444 H, Nahdlatul Ulama telah berusia satu abad. Selama ini menganut paham aswaja, apakah itu?


Polemik Ucapan Said Aqil Siradj Soal PKB Adalah NU, Begini Sejarah 97 Tahun Nahdlatul Ulama

5 hari lalu

Polemik Ucapan Said Aqil Siradj Soal PKB Adalah NU, Begini Sejarah 97 Tahun Nahdlatul Ulama

"PKB adalah NU, NU adalah PKB," kata mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj memantik pro-kontra. Begini sejarah 97 tahun Nahdlatul Ulama.


Rayakan 1 Abad NU, Muhaimin Iskandar Sowan ke Ulama se-NTB

6 hari lalu

Rayakan 1 Abad NU, Muhaimin Iskandar Sowan ke Ulama se-NTB

Muhaimin Iskandar mengakui perjalanan satu abad NU luar biasa di segala lini kehidupan berbangsa dan bernegara.


MUI Larang Subsidi Biaya Haji Pakai Dana Jemaah yang Belum Berangkat Karena Berpotensi Malpraktik

6 hari lalu

MUI Larang Subsidi Biaya Haji Pakai Dana Jemaah yang Belum Berangkat Karena Berpotensi Malpraktik

MUI menyatakan subsidi biaya haji menggunakan dana jemaah yang belum berangkat berpotensi menyebabkan malpraktik.


Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

8 hari lalu

Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

Ketua PCNU Kota Depok itu meminta agar seluruh kader bergembira karena menjadi saksi sejarah perayaan satu abad NU.