Ridwan Kamil: Ada Empat Pintu Darurat untuk Biayai Kesehatan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam kegiatan Temu Pemimpin untuk Aspirasi Masyarakat (TEPAS), di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Gedung Pakuan, di Bandung, pada Jumat, 22 Februari 2019.

INFO JABAR - Kesehatan merupakan modal dasar manusia untuk meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, problematika pelayanan dan pembiayaan kesehatan dibahas dalam kegiatan Temu Pemimpin untuk Aspirasi Masyarakat (TEPAS), di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Gedung Pakuan, di Bandung, pada Jumat, 22 Februari 2019.

"Curhat dari rakyat ada dua, ada yang sifatnya sistemik, ada juga yang sifatnya kasuistik," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ia menjelaskan, yang sistemik  misalnya curhat soal permasalahan BPJS dan status perawat yang honorer. Kalau kasuistik, curhat masyarakat yang berhubungan dengan kedokterannya dan fisiologi, tentang penyakitnya langsung.

Menurut Emil, sapaan Gubernur Jabar, ada empat pintu darurat yang akan sangat responsif, bila masyarakat membutuhkan akses cepat terkait kebutuhan pembiayaan maupun penanganan kesehatan yang cukup urgen. Empat pintu tersebut adalah Jabar Quick Response (JQR), Komunitas Jabar Bergerak, Baznas Jabar, dan wecare.id (crowdfunding).

"Kami bentuk Jabar Quick Response (JQR), ternyata sangat dibutuhkan. Terbukti laporan permohonan bantuan dan lain-lain kurang lebih sudah 42 ribu aduan," katanya.

Adapun Komunitas Jabar Bergerak, yang merupakan perkumpulan organisasi non pemerintah yang dikukuhkan Emil para Senin, 18 Februari 2019 lalu ini, siap menolong warga Jawa Barat yang mengalami kesulitan di berbagai bidang secara mandiri atau tidak menggunakan APBD.

Adapun Baznas Jabar, sebagai lembaga resmi pemerintah, siap juga menampung pengaduan dan memberi bantuan kepada masyarakat terkait dengan pembiayaan kesehatan. Ditambah platform crowdfunding dari wecare.id, yang melakukan penggalangan dana secara digital.

Emil juga berharap, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meningkatkan pelayanannya hingga tercapai pelayanan yang zero complain. Karena itu, ia mengusulkan ada Posko BPJS di setiap rumah sakit, untuk menampung pengaduan langsung dari pasien.

Selain itu, kata Emil, citra rumah sakit rujukan di Jawa Barat selalu tertuju pada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)  Bandung. Padahal Jawa Barat juga punya sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan fasilitas yang memadai.
"Padahal RSUD sekarang juga alat-alatnya canggih-canggih seperti di RSHS," ujarnya.

Emil juga akan segera mencanangkan program Puskesmas Keliling dengan nama Mpus atau Mobil Puskesmas.

"Mobil itu nanti muter-muter bawa dokter, bawa perawat. Nanti dijadwal, kalau populer dan banyak kebutuhan, kita perbanyak. Sampai suatu hari pelayanan kesehatan di Jawa Barat ini komprehensif," ucapnya.

Sependapat dengan Emil, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, selama ini hanya RSHS saja yang banyak dipilih masyarakat sebagai rumah sakit rujukan. Akibatnya beban RSHS terlalu besar.

Padahal ada tujuh rumah sakit daerah yang terus dikembangkan sebagai rumah sakit rujukan regional. Di antaranya Rumah Sakit Cibinong, Rumah Sakit Syamsuddin Sukabumi, Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon, Rumah Sakit Tasikmalaya, Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung, Rumah Sakit Cibabat Cimahi, dan Rumah Sakit Karawang. (*)






Proyek Konten Museum Masjid Al Jabbar Senilai Rp 14,5 Miliar Dipermasalahkan

18 hari lalu

Proyek Konten Museum Masjid Al Jabbar Senilai Rp 14,5 Miliar Dipermasalahkan

Proyek Konten Museum Masjid Al Jabbar senilai Rp 14,5 miliar dipermasalahkan karena perusahaan pemenangnya pernah dinyatakan gagal lolos kualifikasi.


Kisruh SDN Pondok Cina 1 Depok, Pemprov Jabar Tunda Bantuan Pembangunan Masjid

48 hari lalu

Kisruh SDN Pondok Cina 1 Depok, Pemprov Jabar Tunda Bantuan Pembangunan Masjid

Pemprov Jabar juga tengah menimbang membatalkan bantuan karena polemik lahan SDN Pondok Cina 1 Depok.


Cerita Relawan SDN Pondokcina 1, Pemerintah Kota Depok Ancam Usir Murid, Orang Tua & Guru

59 hari lalu

Cerita Relawan SDN Pondokcina 1, Pemerintah Kota Depok Ancam Usir Murid, Orang Tua & Guru

Pemerintah Kota Depok akan melakukan upaya paksa pemindahan SDN Pondokcina 1 pada tanggal 12 Desember 2022.


Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

7 November 2022

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

Agar ban tubeless Anda mampu bertahan lama, pasti harus diperlakukan dengan baik sehingga tidak cepat rusak.


Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 Agustus 2022

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pegawai Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama

27 Mei 2022

Anak Ridwan Kamil Hilang di Swiss, Pegawai Pemprov Jabar Gelar Doa Bersama

Pegawai Pemprov Jawa Barat mendoakan keselamatan putra Ridwan Kamil yang terseret arus sungan di Bern, Swiss.


Ada Tower BTS Roboh, Wali Kota Depok: Provinsi Kasih Izin tanpa Mengawasi

23 Maret 2022

Ada Tower BTS Roboh, Wali Kota Depok: Provinsi Kasih Izin tanpa Mengawasi

Wali Kota Depok Muhammad Idris menanggapi robohnya salah satu tower BTS yang menimpa rumah warga di Kampung Lio.


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri