Pesan Luthfi Bin Yahya ke Abdul Somad: Besarkan NU

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustad Abdul Somad menyampaikan tausiah saat peringatan 14 tahun tsunami Aceh, di Masjid Tengku Mahraja Gurah, kecamatan Peukan Pada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu, 26 Desember 2018. Bencana gempa bumi dan tsunami Aceh terjadi pada Ahad, 26 Desember 2018. ANTARA/Ampelsa

    Ustad Abdul Somad menyampaikan tausiah saat peringatan 14 tahun tsunami Aceh, di Masjid Tengku Mahraja Gurah, kecamatan Peukan Pada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu, 26 Desember 2018. Bencana gempa bumi dan tsunami Aceh terjadi pada Ahad, 26 Desember 2018. ANTARA/Ampelsa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ustad Abdul Somad atau UAS mengunjungi kediaman Jam’iyah Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN NU), Luthfi Bin Yahya di Pekalongan. Kunjungannya ini didampingi pengasuh Ma’had Al-Jami’ah Walisongo Semarang, Fadlolan Musyaffa.

    Baca: Pesan Luthfi Bin Yahya untuk Ustad Abdul Somad

    Menurut Fadlolan, pertemuan itu diawali dengan pelukan. Lalu terjadi penyematan nama pada UAS sebagai Syaikh Abdus Shamad oleh Luthfi. Ia mengatakan alasan Luthfi memanggil UAS dengan sebutan itu agar terdengar seperti ulama Nahdlatul Ulama (NU).

    “Tidak boleh dipanggil Ustad lagi, karena seperti tidak ulama NU,” ucap Fadlolan dalam keterangan tertulisnya Ahad, 10 Februari 2019, menggambarkan perkataan Luthfi dalam pertemuan itu.

    Luthfi kemudian berpesan kepada UAS agar siap berikrar untuk membesarkan NU. Luthfi mengatakan UAS bukan hanya kader NU yang kapabel, tapi punya ilmu, bahkan nasab yang tinggi dari kakeknya ulama Riau, Syaikh Abdurrahman.

    Luthfi lalu menyarankan agar UAS mengamalkan wiridan thariqah Naqsyabandiyah dan membaiat dirinya. Luthfi pun mengatakan dirinya siap mendukung UAS dalam berdakwah. “Saya backup antum sepenuhnya, siapa yang berani menghalangi,” ucap dia.

    Fadlolan mengatakan Luthfi bahkan bersedia memasukkan UAS ke dalam struktur pengurus JATMAN NU seandainya NU tidak mau UAS bergabung.

    Fadlolan menambahkan, kunjungan diibaratkan kepulangan UAS ke pangluan ulama Nahdliyin. “Terbukti diubahnya panggilan Ustad menjadi Syaikh. Semoga ziarah masyikah NU ini berkah untuk semua,” ucap dia.

    UAS juga diketahui sempat mengunjungi Maimun Zubair alias Mbah Moen di rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimun (Gus Yasin) di Semarang, setelah pertemuan dengan Luthfi Bin Yahya ini.

    Simak juga: Abdul Somad Diajak Kokohkan Dakwah Melalui NU

    Kunjungan-kunjungan Abdul Somad ini disebut Gus Yasin sebagai perjalanan spiritual. Dan tidak ada sama sekali pembicaraan mengenai politik. “Tujuan beliau adalah meminta silsilah keilmuan dari Mbah Moen yang sampai kepada Rasulullah,” ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.