Video Es Teh Manis PSI, Grace Natalie Sindir Sandiaga Uno

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie menyampaikan orasi saat deklarasi Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) di Jakarta, Sabtu, 17 November 2018. Pertiwi berharap Jokowi-Ma'ruf dapat mewujudkan mimpi Indonesia yang damai, sejahtera, lebih maju, yang berkeadilan serta berasaskan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 45. ANTARA

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie menyampaikan orasi saat deklarasi Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) di Jakarta, Sabtu, 17 November 2018. Pertiwi berharap Jokowi-Ma'ruf dapat mewujudkan mimpi Indonesia yang damai, sejahtera, lebih maju, yang berkeadilan serta berasaskan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 45. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Beredar di media sosial Twitter, video Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Grace Natalie berkelakar tentang 'es teh manis'. Video ini diunggah oleh akun resmi PSI @psi_id, pada Sabtu, 9 Februari 2019.

    Baca juga: PSI Minta Bawaslu Buka Kembali Kasus Mahar Politik Sandiaga Uno

    Video ini dibuka dengan tulisan 'Tahu Kah Kamu?', lalu tampil lah Grace seorang diri, dengan latar merah editing grafis digital. Pada video berdurasi 15 detik ini Grace mengatakan "Saya Grace Natalie ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, kalau kita mencampurkan air, gula, dan es secara bersamaan maka akan menjadi es teh manis. Saya Grace Natalie Ketua Umum PSI."

    Video ini telah dikomentari sebanyak 136 kali, ditanggapi sebanyak 93 kali, dan disukasi 326 kali. Banyak warganet yang menanggapi dengan heran, karena Grace tidak menyebutkan teh dalam resepnya, tetapi bisa menjadi es teh manis. Ada pula yang menanggapi negatif, dan mengatakan bahwa ketua umum PSI tidak punya pekerjaan sehingga membuat video ini.

    Saat dikonfirmasi, Grace mengatakan saat ini kondisi politik Indonesia terlalu pemarah, penuh kebencian, dan kebohongan. PSI dengan video ini, kata dia, menawarkan hal yang ringan tapi penuh makna.

    Adapun makna dari video ini, menurut Grace, untuk menyindir pernyataan-pernyataan yang tidak didasari oleh fakta. Ia mengatakan akhir-akhir ini publik kerap dibuat bingung dengan banyaknya pernyataan yang tidak didasari fakta yang jelas. Ia mencontohkan salah satunya dilakukan oleh calon wakil presiden kubu oposisi Sandiaga Uno.

    Baca juga: Spanduk Dukung LGBT, PSI Sebut Penghasutan di Tahun Politik

    Grace mengatakan, Sandiaga pernah mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bernada tudingan kepada pemerintah, seperti tempe setipis atm, atau nasi ayam di Indonesia lebih mahal dari di Singapura. Grace mengganggap pernyataan ini hanya sebagai sebuah kelakar, namun kelakar yang tidak didasari dengan fakta.

    "Bercanda namun tidak sesuai fakta ini menyesatkan, kasihan masyarakat," ujarnya kepada Tempo Ahad, 10 Februari 2019.

    Grace pun mengatakan, video yang dibuat PSI ini lebih baik bila tujuannya hanya bercanda. Sedangkan menurutnya bercanda tanpa fakta, akan berdampak merugikan masyarakat.

    "Kalau mau bercanda lucu-lucuan ya seperti video yang kami buat ini. Bercanda bohong itu sama sekali tidak lucu, tidak fun, dan merugikan masyarakat," tutur Grace.

    Tonton: Soal Tempat Ibadah, Grace Natalie Usul Cabut SKB 3 Menteri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.