Ahok Masuk PDIP, Ketua PSI: Istri Baru, Partai Baru, Selamat Pak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kiri)Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka (kanan) dan Ketua DPP PSI Nova Rini (tengah) saat peluncuran aplikasi GoAhokPSI di Jakata, 31 Maret 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kiri)Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka (kanan) dan Ketua DPP PSI Nova Rini (tengah) saat peluncuran aplikasi GoAhokPSI di Jakata, 31 Maret 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie memberi selamat kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Grace mengatakan akan selalu mendoakan Ahok.

    Baca: Perjalanan Politik Ahok Sebelum Bergabung dengan PDIP

    "Istri baru, partai baru, selamat menempuh hidup baru Pak Ahok. Doa kami selalu menyertaimu," ujar Grace saat dihubungi Tempo, Jumat 8 Februari 2019.

    Sebelumnya Ahok dikabarkan telah bergabung bersama partai berlogo banteng ini. Kabar ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. "Saya mendapat info, Ahok sudah punya KTA (kartu tanda anggota). Jadi secara administratif sudah tak ada soal," ujar Hendrawan kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.

    Staf Ahok, Ima Mahdiah, yang juga calon legislator PDIP membenarkan bahwa Ahok sudah menjadi kader PDIP. "Benar," tuturnya saat dikonfirmasi.

    Grace mengatakan menghargai keputusan Ahok bergabung dengan PDIP. Wanita yang terjun ke politik karena diyakinkan Ahok ini, mengaku partainya tidak pernah melakukan upaya mendekati Ahok agar merapat ke kubunya.

    Grace yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat di kubu pasangan calon presiden - wakil presiden nomor urut 01, mengatakan tidak yakin Ahok akan turut berkampanye, meski telah bergabung di PDIP.

    Simak juga: Ahok Jadi Kader PDIP Dua Hari Setelah Keluar Penjara

    Sejauh yang ia ketahui Ahok punya banyak rencana pergi ke luar negeri untuk mengisi berbagai acara. "Sepertinya tidak (ikut berkampanye). Beliau kan mau ke luar negeri. Diundang jadi pembicara di berbagai negara," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.