5 Alasan Alumni Pangudi Luhur Dukung Jokowi: Tidak Cengeng

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden Joko Widodo seusai acara deklarasi Alumni Pangudi Luhur BerSATU di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta, Rabu malam, 6 Februari 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Calon presiden Joko Widodo seusai acara deklarasi Alumni Pangudi Luhur BerSATU di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta, Rabu malam, 6 Februari 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, JakartaAlumni Pangudi Luhur mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Joko Widodo atau Jokowi - Mar'ruf Amin di pemilihan presiden alias Pilpres 2019. Para lulusan sekolah menengah atas yang bergabung dalam Alumni PL BerSATU itu mendeklarasikan dukungan di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta pada Rabu malam, 6 Februari.

    Baca: Alasan Alumni Pangudi Luhur Dukung Jokowi Bukan Sandiaga

    Perwakilan Alumni PL BerSATU, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan deklarasi dukungan itu dihadiri oleh 848 alumni yang berasal dari 50 angkatan, mulai angkatan 1968-2018. Rosan juga membeberkan alasan tak mendukung Sandiaga Uno yang merupakan teman seangkatannya di PL.

    "Kami alumni PL justru belajar dari Bapak, untuk tidak mendahulukan kepentingan golongan. Tanggung jawab kami bukan kepada sesama PL," kata Rosan dalam sambutannya, kemudian disambut sorakan dari para alumni PL yang hadir.

    Deklarasi dukungan itu secara simbolis disampaikan oleh empat orang. Alumni PL angkatan 2017, Andi Pratama Sucipto, membacakan dukungan tersebut. Dalam deklarasi yang dibacakan, alumni PL BerSATU menyatakan akan membantu pemenangan Jokowi dengan menyosialisasikan visi misi capres petahana itu.

    Simak juga: Jokowi ke Alumni Pangudi Luhur: Kok Dukung Saya?

    Ada lima poin alasan mendukung Jokowi yang dibacakan. Pertama, Jokowi dinilai sebagai ujung tombak perjuangan bangsa Indonesia untuk menegakkan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.