Gerakan Suluh Kebangsaan: Madura Laboratorium Toleransi Indonesia

Mahfud MD. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Sumenep-Gerakan Suluh Kebangsaan menggelar seminar di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Senin 4 Februari 2019. Seminar ini menarik karena mengangkat tema Mengembangkan Budaya Toleransi ala Masyarakat Madura.

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD yang jadi pembicara dalam seminar mengatakan tema itu dipilih karena toleransi di Madura memiliki ciri khas khusus yang patut dicontoh. Dia bahkan menyebut Madura adalah laboratorium bertoleransi di Indonesia.

"Masyarakat Madura itu penganut Islam yang taat dan kuat. Patuh sama kiai dan kehidupannya alam pesantren. Tapi sangat menghargai agama lain," kata dia.

Baca: Mahfud MD Pelopori Gerakan Suluh Kebangsaan Safari ke Daerah

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu semua agama ada di Madura. Dari Budha sampai Konghucu, dari Protestan hingga Katolik. Namun mereka bisa hidup dan beribadah dengan tenang, tidak pula merasa terancam meski minoritas. "Seorang pendeta di Bangkalan bilang Madura adalah laboratorium bagi bertoleransi," ujar dia.

Pendapat Mahfud MD itu nampaknya tidak berlebuhihan. Sebab perlambangan tentang masyarakat Madura yang toleran masih ada hingga saat ini. Salah satunya  Desa Pabian di Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Desa ini dijuluki kampung toleransi karena ada tiga tempat ibadah lintas agama yang berada dalam satu kompleks, yaitu Masjid Baitur Arham, Gereja Katolik Paroki Maria Gunung Karmel, serta Klenteng Pao Sian Lin Kong. Jarak antar ketiganya tak lebih dari 50 meter.

Di Kabupaten Pamekasan, tepatnya di dusun Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis terdapat Vihara Avalokitesvara. Ini salah satu Vihara tertua di Indonesia. Vihara yang letaknya dekat lokasi wisata Pantai Siring ini menarik bagi orang untuk belajar toleransi. Sebab dalam kompleks Vihara terdapat musala tempat ibadah umat Islam. Ada juga pura tempat ibadah umat Hindu sejak puluhan tahun.

Simak: Mahfud MD Sebut Politik Identitas di Tahun Politik Ancam Bangsa

Gerakan Suluh Kebangsaan sendiri didirikan oleh sejumlah tokoh lintas agama yaitu Mahfud MD, Alissa Wahid, Romo Beny Susetyo dan Budi Kuncoro. Pembentukan gerakan  ini dilatari keprihatinan akan ancaman perpecahan bangsa Indonesia yang makin menguat menjelang momen politik akbar seperti pemilu. "Fenomena ini sudah ada sejak pemilu 2014, agama dibenturkan dengan agama, ada Islam cebong, Islam kampret. Ada benturan entnis, satu pribumi, satunya asing," kata Mahfud MD

Namun begitu, Mahfud MD menilai berbagai benturan itu masih dalam taraf kondusif. Bagi dia yang terjadi di Indonesia bukanlah toleransi melainkan akseptasi.  "Penerimaan secara langsung atas perbedayaan yang ada," ungkap dia.

MUSTHOFA BISRI






Mahfud Md Ragukan Istri Ferdy Sambo Alami Pelecehan Seksual

1 hari lalu

Mahfud Md Ragukan Istri Ferdy Sambo Alami Pelecehan Seksual

Mahfud Md menilai cerita pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, meragukan.


Presiden Jokowi Beri Bintang Penghargaan Kepada 127 Tokoh, Ada Ajip Rosidi Hingga Gugum Gumbira

2 hari lalu

Presiden Jokowi Beri Bintang Penghargaan Kepada 127 Tokoh, Ada Ajip Rosidi Hingga Gugum Gumbira

Presiden Jokowi memberikan bintang penghargaan kepada 127 tokoh yang dianggap berjasa dalam berbagai bidang.


Polri Sebut Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J akan Dibuka di Sidang

3 hari lalu

Polri Sebut Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J akan Dibuka di Sidang

Menurut Dedi, pendapat publik bisa terbelah bila motif itu pembunuhan Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo disampaikan sekarang.


Dikritik Banyak Diam di Kasus Brigadir J, DPR Balas Sebut Mahfud Md Banyak Komentar

3 hari lalu

Dikritik Banyak Diam di Kasus Brigadir J, DPR Balas Sebut Mahfud Md Banyak Komentar

Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto tak terima jika lembaganya dituding diam saja dalam kasus Brigadir J. Dia menyebut Mahfud Md menteri komentator.


LPSK Jamin Lindungi Keluarga Jika Bharada E Jadi Justice Collaborator

3 hari lalu

LPSK Jamin Lindungi Keluarga Jika Bharada E Jadi Justice Collaborator

Mahfud Md telah meminta Polri memfasilitasi LPSK untuk memberikan perlindungan kepada Bharada E.


Mahfud MD Sebut Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J Sensitif, Apa Maksudnya?

3 hari lalu

Mahfud MD Sebut Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J Sensitif, Apa Maksudnya?

Mahfud Md menyebut Polri akan melakukan konstruksi perkara kasus pembunuhan Brigadir J, menurutnya motifnya sensitif.


Reaksi Orang Tua Brigadir J Usai Tahu Anaknya Ditembak Atas Perintah Ferdy Sambo

4 hari lalu

Reaksi Orang Tua Brigadir J Usai Tahu Anaknya Ditembak Atas Perintah Ferdy Sambo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Brigadir J ditembak atas perintah atasannya Irjen Ferdy Sambo.


Mahfud MD: Kata Firli Bahuri, Kasus Brigadir J kalau Tak Terungkap Kebangetan

4 hari lalu

Mahfud MD: Kata Firli Bahuri, Kasus Brigadir J kalau Tak Terungkap Kebangetan

Kepada Mahfud MD, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan kasus Brigadir J bisa diungkap oleh polisi setingkat Polsek


Mahfud MD Pastikan Kawal Kasus Brigadir J Transparan Hingga Pengadilan

4 hari lalu

Mahfud MD Pastikan Kawal Kasus Brigadir J Transparan Hingga Pengadilan

Mahfud MD mengapresiasi kinerja Polri yang menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J


Mahfud MD Kasih Jempol ke Pengacara Bharada E

4 hari lalu

Mahfud MD Kasih Jempol ke Pengacara Bharada E

Menkopolhukam Mahfud MD memuji kinerja pengacara Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo