Soal Lahan Bendungan Kuningan, Jabar Minta Pendapat Kejati dan KPK

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa (kiri) mengatakan, proyek pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan saat ini  sudah capai 88,35 persen.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa (kiri) mengatakan, proyek pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan saat ini sudah capai 88,35 persen.

    INFO JABAR-- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan proyek pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan capai 88.35 persen saat ini. Namun proyek ini terkendala pembebasan lahan yang hingga kini belum selesai.

    Padahal, jika bendungan ini jadi, menurut Iwa, dapat bermanfaat untuk mengairi 3.000 hektare sawah dengan rincian,  1.000 hektare di  Kuningan dan 2.000 hektare di Brebes, Jawa Tengah.

    “Bendungan ini juga sebagai pengendali banjir, penyimpan air baku dan juga bisa untuk  tenaga listrik sebesar 500 kilo watt,” kata Iwa pada Rapat Pembahasan Permasalahan Waduk Kuningan di Ruang Rapat Sanggabuana Gedung Sate, Selasa, 29 Januari 2019.

    Terkait pembebasan lahan yang belum selesai, Iwa menjelaskan ada  dua solusi untuk mengatasinya. Yaitu meminta legal opinion kepada TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) di Kejati dan meminta saran dan masukan dari KPK Jawa Barat.

    "Nantinya hasil legal opinion kita akan laporkan dan usulkan ke Gubernur sebagai bagian dari kontribusi Pemprov Jabar ke Kabupaten Kuningan," ujar Iwa. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.