Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Panglima TNI Mutasi 104 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

Reporter

image-gnews
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan pidato pada perayaan misa natal di Gereja Katedral, Jakarta, Senin malam, 24 Desember 2018.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan pidato pada perayaan misa natal di Gereja Katedral, Jakarta, Senin malam, 24 Desember 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi dan promosi terhadap 104 jabatan di tingkat perwira tinggi. Ia mengatakan mutasi dan promosi ini sebagai upaya peningkatan kinerja di lingkungan TNI.

Baca: Daftar Mutasi Perwira Tinggi TNI Sepanjang 2018

"Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier perwira tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 Januari 2019.

Mutasi dan promosi jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/81/I/2019 tanggal 25 Januari 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Dalam surat tersebut Panglima TNI menetapkan mutasi jabatan 104 perwira tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 30 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 28 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Berikut daftar Pati yang terkena mutasi:

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

46 Pati TNI AD

1. Letnan Jenderal M. Thamrin Marzuki dari Irjen Kementerian Pertahanan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
2. Mayor Jenderal Joni Supriyanto dari Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jakarta Raya menjadi Kepala Staf Umum TNI
3. Mayor Jenderal Eko Margiyono dari Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus menjadi Pangdam Jakarta Raya
4. Mayor Jenderal I Nyoman Cantiasa dari Pa Staf Ahli Tk. III Bidang Polkamnas Panglima TNI menjadi Komandan Jenderal Kopassus
5. Mayor Jenderal Supartodi dari Aster KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
6. Brigadir Jenderal Bakti Agus Fadjari dari Staf Khusus KSAD menjadi Aster KSAD
7. Mayor Jenderal Hartomo dari Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) menjadi Staf Khusus KSAD
8. Mayor Jenderal Arif Rahman Panglima Kodam V/Brawijaya menjadi Danpusterad
9. Mayor Jenderal R. Wisnoe Prasetja Boedi dari Pa Staf Ahli Tk.III Bidang Hubint Panglima TNI menjadi Panglima Kodam V/Brawijaya
10. Brigadir Jenderal Lasmono dari Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Pertahanan (Unhan) menjadi Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unhan
11. Kolonel Arh Priyanto dari Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Roum Unhan menjadi Sekretaris LP3M Unhan
12. Brigadir Jenderal dr. Achmad Dewanto dari Kepala Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan menjadi Staf Khusus KSAD
13. Brigadir Jenderal dr. Asrofi Sueb Surachman dari Staf Khusus KSAD menjadi Kepala Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan
14. Brigadir Jenderal Abdul Rahman Made dari Irben Itjenad menjadi Direktur Materiil Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemenhan
15. Kolonel Kav Bueng Wardadi dari Sekretaris Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) menjadi Irben Itjenad
16. Mayor Jenderal Muhammad Nakir dari Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Strahan) Kemenhan menjadi Staf Khusus KSAD
17. Brigadir Jenderal Rizerius Eko Hadisancoko dari Direktur Kerja Sama Internasional (Dirkersin) Ditjen Strahan Kemenhan menjadi Dirjen Strahan Kemenhan
18. Brigadir Jenderal I Putu Eka Asmara P dari Kepala Biro Ren dan Ku Unhan menjadi Dirkersin Ditjen Strahan Kemhan
19. Brigadir Jenderal Erwin Bambang Tetuko dari Direktur Kebijakan Strategi (Dirjakstra) Ditjen Strahan Kemhan menjadi Karo Ren dan Ku Unhan
20. Brigadir Jenderal Bonifasius Widiyanto S dari Kepala Pusat Pengembangan dan Kerja Sama (Kapusbangkerma) Badan Instalasi Strategis Nasional (Bainstranas) Kemenhan menjadi Dirjakstra Ditjen Strahan Kemenhan
21. Kolonel Infanteri Zainul Arifin dari Kabagkarpeg Ropeg Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenhan menjadi Karopeg Setjen Kemhan
22. Brigadir Jenderal Abdullah Sani dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Alat Peralatan Pertahanan (Alpahan) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhan menjadi Sebalitbang Kemenhan
23. Kolonel Infanteri Rosidin dari Inspektorat Daerah Militer (Irdam) VI/Mulawarman menjadi Kapuslitbang Alpahan Balitbang Kemenhan
24. Brigadir Jenderal Ahmad Saepudin dari Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemenhan menjadi dosen tetap Unhan
25. Brigadir Jenderal Martono dari dosen tetap Unhan menjadi Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemenhan
26. Brigadir Jenderal Yudhy Chandra Jaya dari Kepala Biro Tata Usaha Sekretariat Jenderal Kemenhan menjadi Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Kapusdiklat) Bahasa Badiklat Kemenhan
27. Kolonel Chb Iroth Sonny Edhie dari Analis Madya Bidang Sosial Ro Tata Usaha Sekretariat Jenderal Kemenhan menjadi Kebala Biro TU Setjen Kemehan
28. Mayor Jenderal Gaguk Susatio dari Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
29. Brigadir Jenderal Andi Sumangerukka dari Kepala Biro Umum Settama BIN menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN
30. Brigadir Jenderal Afini Boer dari Direktur Rekayasa pada Deputi V BIN menjadi Deputi Bidang Intelijen Teknologi BIN
31. Brigadir Jenderal Agus Hernawan dari Agen Madya pada Ditrendalgiat Ops Deputi II BIN menjadi Direktur Rekayasa pada Deputi V BIN
32. Kolonel Infanteri Jahidin Chilo dari Kabagdukops pada Binda Sumatera Selatan BIN menjadi Direktur Rendalgiat Ops Deputi V BIN
33. Brigadir Jenderal Sunari dari Kabinda Aceh BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
34. Kolonel Kavaleri Cahyono Cahya Angkasa dari Agen Madya pada Direktorat Jawa dan Bali Deputi II BIN menjadi Kabinda Aceh BIN
35. Brigadir Jenderal Suwarno dari Direktur Latihan pada Deputi Bidang Opslat Badan Keamanan Laut menjadi Staf Khusus KSAD
36. Brigadir Jenderal Syafi’ul dari Bandep Urusan Lingkungan Alam pada Deputi Bidang Sistem Nasional Setjen Dewan Pertahanan Nasional menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
37. Kolonel Arh Karev Marpaung dari Irdam XVI/Patimura menjadi Bandep Urusan Lingkungan Alam pada Deputi Bidang Sistem Nasional Setjen Wantannas
38. Mayor Jenderal Nunu Nugraha dari TA Pengajar Bidang Strategi Lembaga Pertahanan Nasional menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
39. Brigadir Jenderal Hidayat Manao dari Hakim Agung Mahkamah Agung menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
40. Mayor Jenderal Heru Suryono dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
41. Mayor Jenderal Deni K. Irawan dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
42. Mayor Jenderal Luczisman Rudy Polandi dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
43. Mayor Jenderal Amrin dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
44. Brigadir Jenderal Pasenga Talilah dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
45. Brigadir Jenderal Komang G. Karmasunu dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)
46. Brigadir Jenderal Agus Yulianto dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

30 Pati TNI AL

1. Laksamana Madya Didit Herdiawan dari Kepala Staf Umum TNI menjadi Inspektur Jenderal Kemenhan
2. Laksamana Muda Agus Setiadji dari Kabaranahan Kemenhan menjadi Sekjen Kemenhan
3. Laksamana Muda Lutfi Syaefullah dari Pa Staf Ahli Tk. III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Askomlek Panglima TNI
4. Laksamana Pertama Anwar Saadi dari Direktur G Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI
5. Kolonel Laut (T) Wahyu Mujiono dari Paban Utama F-3 Dit F Bais TNI menjadi Dir G Bais TNI
6. Laksamana Muda Edi Sucipto dari Koorsahli Kasal menjadi Gubernur Akademi Angkatan Laut
7. Laksamana Muda Muhammad Ali dari Gubernur Akademi Angkatan Laut menjadi Koorsahli KSAL
8. Brigadir Jenderal (Mar) Nuri Andrianis Djatmika dari Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut menjadi Danlantamal X Jpr Koarmada III
9. Brigadir Jenderal (Mar) Endi Supardi dari Danpasmar 2 Kormar menjadi Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut
10. Brigadir Jenderal (Mar) Ipung Purwadi dari Danlantamal X Jpr Koarmada III
11. Laksamana Muda Mulyadi dari Aslog KSAL menjadi Staf Khusus KSAL
12. Laksamana Pertama Moelyanto dari Kadislitbangal menjadi Aslog KSAL
13. Laksamana Pertama Kasih Prihantoro dari Kadismatal menjadi Kadislitbangal
14. Kolonel Laut (T) Budi Sulistyo dari Staf Ahli E Teklog Pangkoarmada I menjadi Kadismatal
15. Laksamana Pertama Toto Prihatono dari Waaslog Kasal menjadi Staf Khusus KSAL
16. Laksamana Pertama Sudarmoko dari Kadislaikmatal menjadi Waaslog KSAL
17. Kolonel Laut (T) Ika Irwanto dari Kasatlaikmatbar Dislaikmatal menjadi Kadislaikmatal
18. Laksamana Pertama Rachmad Jayadi dari Danlantamal XIV/Sor Koarmada III menjadi Staf Khusus KSAL
19. Kolonel Mar Hermanto dari Dandenma Mabesal menjadi Danlantamal XIV/Sor Koarmada III
20. Laksamana Pertama Ribut Eko Suyatno dari Danlantamal IV/Tpi Koarmada I menjadi Staf Khusus KSAL
21. Laksamana Pertama Arsyad Abdullah dari Staf Khusus KSAL menjadi Danlantamal IV/Tpi Koarmada I
22. Laksamana Muda Ir. Supartono dari Wakil Rektor II Nid. Umum dan Keuangan Unhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)
23. Laksamana Pertama Umar Arief dari Karopeg Setjen Kemenhan menjadi Kapusbangkerma Bainstranas Kemenhan
24. Laksamana Pertama A. Budiharja Raden dari Sesbalitbang Kemenhan menjadi Staf Ahli Menhan Bidang Politik
25. Laksamana Pertama Benny Rijanto Rudy dari Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan menjadi dosen tetap Unhan
26. Kolonel Laut (E) Adin Nurawaludin dari Kasubdit Amerika II pada Direktorat Amerop Deputi I BIN menjadi Karoum Settama BIN
27. Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho dari Wadanlantamal X/Jpr Koarmada III menjadi Direktur Latihan pada Deputi Bidang Opslat Bakamla
28. Laksamana Muda Bambang Nariyono dari Aslog Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)
29. Brigadir Jenderal (Mar) Amiruddin Harun dari Staf Khusus KSAL menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)
30. Laksamana Pertama Ridwan Lazwarman dari Staf Khusus KSAL menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)

28 Pati TNI AU

1. Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja dari Sekjen Kemenhan menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)
2. Marsekal Madya Bagus Puruhito dari Wagub Lemhannas menjadi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP)
3. Marsekal Madya Wieko Syofyan dari Wakil KSAU menjadi Wakil Gubernur Lemhannas
4. Marsekal Muda Fahru Zaini dari Asrena KSAU menjadi Wakil KSAU
5. Marsekal Muda Asep Dian Hermawan dari Askomlek Panglima TNI menjadi Asrena KSAU
6. Marsekal Pertama Kukuh Sudibyanto dari Kadisaeroau menjadi Pa Sahli TK. III Bidang Hubint Panglima TNI
7. Marsekal Pertama Wisnu Dewantoko dari Staf Khusus KSAU menjadi Kadisaeroau
8. Marsekal Muda Agus Munandar dari Aspotdirga menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)
9. Marsekal Muda TNI Iman Sudrajat dari Staf Khusus KSAU menjadi Aspotdirga
10. Marsekal Pertama Hento Budi Sarjono dari Pati Sahli KSAU Bidang Iptek menjadi Staf Khusus KSAU
11. Kolonel Kes Rina Dewi Tri Andriani dari Pamen RSAU dr. Esnawan Antariksa Diskesau menjadi Pati Sahli KSAU Bidang Iptek
12. Marsekal Pertama Andi Wijaya dari Danlanud Abdulrachman Saleh menjadi Staf Khusus KSAU
13. Kolonel Pnb Hesly Paat dari Sesdissurpotrudau menjadi Danlanud Abdulrachman Saleh
14. Marsekal Pertama Tedi Rizalihadi dari Danlanud Adi menjadi Staf Khusus KSAU
15. Kolonel Pnb Bob Henry Panggabean dari Pamen Sopsau menjadi Danlanud Adisutjipto
16. Marsekal Pertama Minggit Tribowo dari Danlanud Supadio menjadi Staf Khusus KSAU
17. Kolonel Pnb Palito Sitorus dari Sesdisopslatau menjadi Danlanud Supadio
18. Marsekal Pertama Samsul Rizal dari Kas Koopsau I menjadi Staf Khusus KSAU
19. Marsekal Pertama Andyawan Martono dari Waasrena KSAU menjadi Kas Koopsau I
20. Kolonel Pnb Purwoko Aji Prabowo dari Paban IV/Renprogar Srenum TNI menjadi Waasrena KSAU
21. Marsekal Pertama Jorry S. Koloay dari Pangkosek Hanudnas IV Bik menjadi Staf Khusus KSAU
22. Kolonel Pnb Mujianto dari Irdaopslat Itops Itjenau menjadi Pangkosek Hanudnas IV Bik
23. Kolonel Pnb Oka Prawira dari Pamen Sopsau menjadi Sekretaris Deputi pada Deputi Biddang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam
24. Marsekal Muda Danardono Sulistyo Adji dari Staf Ahli Menhan Bidang Politik menjadi Staf Khusus KSAU
25. Marsekal Pertama Bambang Nurwicahyo dari Direktur Kontra Deputi Bidang Intelijen Siber BIN menjadi Kabinda Riau BIN
26. Kolonel Lek Anthon Marpaung dari Kabinda Riau BIN menjadi Direktur Kontra Deputi Bidang Intelijen Siber BIN
27. Marsekal Muda Yoyok Yekti Setiono dari TA. Pengajar Bidang Sismennas Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)
28. Marsekal Muda Agoes Haryadi dari Staf Khusus KSAU menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Pilkada Dianggap Rawan Gesekkan, Menkopolhukam Minta Perangkat Desa Jaga Kondusifitas

38 menit lalu

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat kerja dengan Pansus DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. Rapat kerja tersebut membahas RUU tentang perubahan atas undang - undang nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pilkada Dianggap Rawan Gesekkan, Menkopolhukam Minta Perangkat Desa Jaga Kondusifitas

Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menilai pesta demokrasi seperti pilpres dan pilkada rawan memunculkan gesekan antarmasyarakat.


Deretan Kasus Anggota TNI-Polri Terseret Judi Online, Terbaru Perwira TNI Gelapkan Dana Satuan Rp 876 Juta

1 jam lalu

Drone Emprit mencatat jumlah pemain judi online di Indonesia mencapai 201.122 orang. Lantas, apa penyebab orang senang main judi online? Foto: Canva
Deretan Kasus Anggota TNI-Polri Terseret Judi Online, Terbaru Perwira TNI Gelapkan Dana Satuan Rp 876 Juta

Aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri yang terlibat judi online pun menjamur beberapa waktu terakhir.


Penjelasan TNI Soal Anggotanya yang Diduga Gelapkan Dana hingga Rp 876 Juta untuk Judi Online

15 jam lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Penjelasan TNI Soal Anggotanya yang Diduga Gelapkan Dana hingga Rp 876 Juta untuk Judi Online

Seorang anggota TNI Angkatan Darat atau AD dari Perwira Keuangan atau Paku Brigif 3, Letda R diduga menyalahgunakan anggaran satuannya untuk bermain judi online. Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Kristomei Sianturi buka suara perihal kabar tersebut.


Daftar Kasus TNI dan Polri yang Terjerat Judi Online, Ada Anggota Densus 88

17 jam lalu

Anggota Densus 88, Bripda Haris Sitanggang melakukan adegan saat rekonstruksi kasus pembunuhan supir taksi online di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 16 Februari 2023. Motif Bripda HS membunuh lantaran kesulitan ekonomi, setelah menggunakan uang kakaknya untuk judi online. TEMPO/Subekti
Daftar Kasus TNI dan Polri yang Terjerat Judi Online, Ada Anggota Densus 88

Deretan kasus judi online melibatkan anggota TNI/Polri menunjukkan bahwa masalah ini telah menyusup ke institusi yang seharusnya menjaga keamanan.


Anggota DPR Minta Panglima TNI Berhati-hati soal Pernyataan Multifungsi TNI

21 jam lalu

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (ketiga kanan), Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (ketiga kiri), KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak  (kiri), KASAL Marsekal TNI Muhammad Ali (kedua kiri), KASAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kanan) dan Dirjen PPR Kemenkeu Suminto (kedua kanan)  saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas persetujuan penerimaan hibah Alpalhankan dari luar negeri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Anggota DPR Minta Panglima TNI Berhati-hati soal Pernyataan Multifungsi TNI

Panglima TNI mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir terhadap proses revisi Undang-Undang TNI yang tengah dilakukan DPR.


Anggota DPR Anggap Pernyataan Panglima TNI soal Multifungsi Berpotensi Memicu Kegaduhan

1 hari lalu

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (kanan) dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas persetujuan penerimaan hibah Alpalhankan dari luar negeri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Anggota DPR Anggap Pernyataan Panglima TNI soal Multifungsi Berpotensi Memicu Kegaduhan

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa saat ini TNI dapat terlibat dalam segala hal.


Satu Warga Sipil Tewas, TNI Desak KKB Hentikan Kekerasan di Papua

1 hari lalu

Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock
Satu Warga Sipil Tewas, TNI Desak KKB Hentikan Kekerasan di Papua

Korban disebut dikepung oleh sekitar sepuluh anggota kelompok bersenjata pimpinan Undius Kogoya di Paniai, Papua Tengah.


Soal Revisi UU TNI, Panglima Minta Masyarakat Pahami Tugas Angkatan Bersenjata

1 hari lalu

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (kanan) dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas persetujuan penerimaan hibah Alpalhankan dari luar negeri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Soal Revisi UU TNI, Panglima Minta Masyarakat Pahami Tugas Angkatan Bersenjata

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto menanggapi banyaknya kritik terhadap wacana revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Menurut Agus, masyarakat harus memahami bahwa tugas angkatan bersenjata bukan hanya soal berperang.


Kemenhan Usul Anggaran 2025 Rp 155 Triliun dan TNI Rp 101,3 Triliun

1 hari lalu

Ilustrasi tentara wanita TNI. TEMPO/Subekti
Kemenhan Usul Anggaran 2025 Rp 155 Triliun dan TNI Rp 101,3 Triliun

Kementerian Pertahanan atau Kemenhan dan Tentara Nasional Indonesai (TNI) mengikuti rapat bersama Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan. Para pimpinan ketiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), ikut hadir dalam rapat. Diskusi mereka berlangsung tertutup dengan alasan membahas anggaran yang detail peruntukannya bersifat rahasia.


DPR Rapat Tertutup dengan Kemenhan dan TNI, Bahas Anggaran hingga Alutsista

1 hari lalu

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Foto : Runi/Man
DPR Rapat Tertutup dengan Kemenhan dan TNI, Bahas Anggaran hingga Alutsista

Komisi I DPR RI menggelar rapat dengan Kementerian Pertahanan atau Kemenhan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pimipinan ketiga matra TNI, yaitu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), juga ikut menghadiri rapat. Diskusi mereka berlangsung tertutup dengan alasan untuk merahasiakan bahasan tentang anggaran dan alat utama sistem senjata (alutsista).