Keluarga Korban Tsunami Bantah Ada Pungli Pengambilan Jenazah

Reporter

Editor

Amirullah

Petugas gabungan membawa korban tsunami yang berasal dari Pulau Sebesi dan Sebuku Lampung Selatan setibanya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Rabu, 26 Desember 2018. Mereka dievakuasi karena masih trauma pasca-tsunami yang melanda Selat Sunda pada 22 Desember lalu. ANTARA/Ardiansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Banten, membantah adanya pungutan liar (pungli) saat pengambilan jenazah korban di rumah sakit setempat.

Baca: Bencana Tsunami, 600 Rumah di Pesisir Pantai Akan Direlokasi

"Enggak ada, ambulance, surat kematian, dan sebagainya juga tidak dipungut biaya atau gratis," ujar Dimas Indra Karmuko, salah satu kerabat yang menjemput jenazah kepada Tempo pada Kamis, 27 Desember 2018.

Dimas mengatakan, kerabatnya yang bernama Juliatrin, 25 tahun, merupakan event organizer penyelenggara acara PLN di Tanjung Lesung Resort, tempat di mana Band Seventeen manggung pada Sabtu, 22 Desember 2018. Jenazah ditemukan meninggal dan dibawa ke Rumah Sakit Berkah, Pandeglang, Banten. "Saya menjemput jenazah dari sana ke Cibubur, tak ada dipungut biaya," ujar dia.

Baca: Anggaran Lembaga Turun, Mitigasi Bencana Tak Optimal?

Beberapa keluarga korban yang sempat dihubungi Tempo, juga mengatakan hal demikian. Tidak ada pungutan biaya dari Rumah Sakit Berkah Pandeglang, salah satu rumah sakit yang menampung jenazah korban tsunami Selat Sunda.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa ada pungli saat pengambilan jenazah korban. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berharap Tim Saber Anti Pungli Mabes Polri dan Polda Banten harus segera menurunkan timnya untuk mengusut dugaan pungli yang dilakukan pihak rumah sakit kepada keluarga korban tsunami Selat Sunda di Banten.

"Jajaran kepolisian tidak boleh membiarkan aksi pungli ini terjadi. Oknum-oknum seperti ini tidak boleh dibiarkan. Jangan sampai korban dua kali berlinang air mata," ujar Neta lewat keterangannya pada Kamis, 27 Desember 2018.






Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

14 jam lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,0 Guncang Maluku

Gempa tidak berpotensi tsunami


Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

3 hari lalu

Info Terkini, Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.


Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

6 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 5,2 Guncang Jayapura Malam Ini

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.


Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

9 hari lalu

Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

Bukittinggi juga kembali bergetar. Terjadi empat kali gempa sepanjang Hari Minggu, sebelum gempa terkini di Mamuju.


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

11 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

11 hari lalu

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Aceh Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.


BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

11 hari lalu

BMKG: Gempa M5,4 di Laut Banda Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6.


Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

14 hari lalu

Gempa Magnitudo 4,8 di Laut Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Sumber gempa berada di laut pada jarak 178 kilometer barat daya Maluku Tenggara pada kedalaman 83 kilometer.


UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

14 hari lalu

UNESCO Verifikasi Kesiapan Masyarakat Siaga Tsunami di Desa Pangandaran

Verifikasi itu terkait permohonan Desa Pangandaran ke UNESCO-IOC untuk menjadi Masyarakat Siaga Tsunami berkelas internasional.


Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

15 hari lalu

Gempa dari Bawah Laut Menggoyang Lemah Sukabumi, Lebak, dan Bogor

Gempa tektonik menggoyang wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya di Jawa Barat dan Banten, Selasa sore, 20 September 2022.