Polri Cari Pengunggah Foto Hoax Anggota Polisi Mendukung Prabowo

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

    Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Mojokerto – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Mojokerto dibantu tim Cyber Crime Kepolisian Daerah Jawa Timur menyelidiki postingan di akun Facebook yang bertuliskan dukungan Polri pada Prabowo-Sandiaga. Postingan tersebut diunggah akun Facebook Wisnu Inu pada 12 November 2018.

    Pengunggah memasang foto puluhan anggota Polri bersongkok putih duduk bersila di dalam aula. Pengunggah foto juga menuliskan keterangan yang berisi:

    Baca: Mabes Polri Sebut Foto Sejumlah Polisi Mendukung Prabowo Hoax

    “Dapat dri grub suruh nyebarin biar merinding penjilat2 yg main curang. KAMI POLRI SIAP MENGAWAL SUARA PRABOWO-SANDI DI PILPRES 2019. DEMI MENJAGA KEAMANAN NEGARA NKRI BAGAIMANA PENDUKUNG PRABOWO-SANDI APA SIAP MENGAWAL SUARA 02 DEMI MENUJU PERUBAHAN."

    Postingan itu tersebar sudah lebih dari 400 kali namun telah dihapus setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Postingan ini beredar di media sosial termasuk di internal kepolisian Mojokerto. Setelah diselidiki berdasarkan foto yang terpasang, polisi memastikan foto tersebut adalah  kegiatan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur yang ada di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

    “Polres Mojokerto telah menerima pengaduan dari pihak SPN Polda Jatim yang ada di Mojokerto terkait foto dan postingan tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Mojokerto Ajun Komisaris Muhammad Solikhin Fery, Senin malam, 19 November 2018.

    Simak: Gerindra Sindir Polri dan Kejaksaan soal Iklan Kampanye Jokowi

    Menurutnya, berdasarkan keterangan dari staf SPN, foto yang diunggah tersebut adalah kegiatan di SPN Mojokerto tahun 2017. Tidak ada yang janggal dalam foto itu, namun yang jadi masalah adalah komentar dari pengunggah foto yang membuat informasi bohong dengan mengklaim dukungan Polri pada Prabowo-Sandi. “Kami dibantu Subdit Cyber Crime Polda Jatim untuk menyelidiki siapa pengunggahnya,” kata polisi yang akrab disapa Fery ini.

    Dikonfirmasi terpisah, Kepala SPN Polda Jawa Timur Komisaris Besar Indra membenarkan jika foto yang dipasang terduga penyebar hoax tersebut adalah kegiatan di SPN Mojokerto. “Foto tersebut adalah kegiatan Pembukaan Pekan Santri tahun 2017 yang dihadiri Bapak Anton Bahrul Alam mantan Kapolda Jatim beserta tim bertempat di Gedung Dharma,” kata Indra.

    Lihat: Pilpres 2019, Pasangan Capres-Cawapres Dikawal Polisi Terlatih

    Indra menuturkan kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan SPN setempat, pengasuh, dan siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tugas Umum Tahun 2017 yang berjumlah 711 siswa.

    Menurut Indra, kepastian foto itu kegiatan di SPN Mojokerto dilihat dari badge yang dipakai siswa atau peserta dan ciri-ciri bangunan atau gedung tempat kegiatan. “Betul itu foto di gedung Dharma SPN Polda Jatim di Mojokerto,” katanya.

    Tidak ada yang janggal dalam foto tersebut, namun yang jadi masalah adalah komentar dari pengunggah foto yang menuliskan informasi bohong dengan mengklaim dukungan Polri pada Prabowo - Sandi. “Oleh karena itu masalah ini kami adukan ke Polres Mojokerto,” kata Indra.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.